Buat Laporan Palsu, Warga Botodayakan Harus Urusan Dengan Polisi 

(Foto: Ilustrasi net)

Gunungkidulpost.com – Rongkop – Seorang wanita berinisial IY warga  Karang, Botodayaan, Rongkop, harus di periksa Polisi Polsek Rongkop pada Jumat,(16/62017) karena laporan palsu dirinya yang mengaku telah di jambret dua orang tak dikenal menggunakan sepeda motor RX King saat pulang dari sebuah Bank.

Kapolsek Rongkop AKP Hendra Prastawa menyampaikan bahwa IY mengaku menjadi korban penjambret di Bulak Gambir, Pringombo, Rongkop. Korban melapor ke Polsek Rongkop sekitar pukul 11.00 WIB.

“Setelah mendapat laporan kita langsung mendata dan mengumpulkan keterangan dari pelapor, kita lngsung menyisir dan melakukan olah TKP di lokasi penjambretan yang di laporkan oleh Ika,”jelasnya kepada Gunungkidulpost.com.

Namun, Lanjut AKP Hendra, setelah melakukan olah TKP polisi merasa ada kejanggalan dari keterangan dari pelapor hingga lkhirnya Tim bergerak ke salah satu Bank yang ada di Rongkop dimana korban mengaku telah mengambil uang. Petugas meminta pihak Bank untuk dibukakan cctv hr ini mulai jam 10.00 s/d 11.00 wib. 

“Dari cctv terlihat memang  pelapor benar datang di Bank untuk ambil slip antrian tetapi tak lama kemudian sekira 5 menit  sempat nulis dislip kemudian langsung keluar tanpa bawa uang,” beber AKP Hendra.

AKP Hendra mengatakan, saat itu petugaspun langsung melakukan investigasi kepada korban, setelah lama diperiksa di Polsek akhirnya Ika mengakui telah memberikan laporan palsu. 

“IY mengaku memberikan laporan palsu karena mertuanya terjerat hutang pada saudaranya,” ucapnya.

Karena perbuatannya, yang bersangkutan masih harus diperiksa di ruang Reskrim Polsek Rongkop untuk mendalami modus apa lagi yang dilakukan oleh pelapor. (Santi)

Related Post