Bulan Suro, Abdi Dalem Mandikan Ratusan Pusaka Di Bangsal Sewokoprojo

75 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Memasuki bulan Sura atau Muharram dalam penanggan Jawa dan Islam, Pemkab Gunungkidul melakukan jamasan atau membersihkan pusaka milik Pemkab pemberian Keraton Yogyakarta.

Tercatat ada lima pusaka pemberian Keraton Yogyakarta yang disimpan di Bangsal Sewokoprojo.

Anggota Paguyuban Tosan Aji Sido Tomo Gunungkidul, Reso Hardiman mengatakan Jamasan Pusaka ini merupakan satu di antara ritual adat untuk merawat pusaka peninggalan leluhur yang mempunyai nilai-nilai sejarah tersendiri.

“Jamasan sendiri berarti memandikan pusaka, ini satu di antara cara untuk merawat pusaka. Karena jika pusaka hanya didiamkan saja maka akan berkarat dan rusak. Ini untuk menjaga pusaka agar tidak rusak, selain itu juga menjaga nilai-nilai sejarah,” katanya, Minggu (22/9/2019).

Ia mengatakan kegiatan tersebut diadakan setiap satu tahun sekali pada bulan Sura penanggalan kalender Jawa, sesuai dengan Keraton Yogyakarta.

“Jamasan ini rutin dilakukan setiap tahun pada bulan Suro,” imbuhnya.

Sementara itu, Ari salah seorang warga Wonosari mengaku, dirinya mengikuti acara adat Jamasan sejak puluhan tahun yang lalu. Ia mengikuti prosesi pembersihan dan pemandian pusaka secara rutin disaat bulan Sura.

“Walau tepatnya saya lupa yang jelas tiap tahun saya ikut dan ini merupakan warisan budaya yang harus dipertahankan,” papar Ari.

Upacara Jamasan akan berlangsung selama dua hari yakni Minggu (22/9) – Senin (23/9). Pemandian pusaka jni meliputi keris, timbak, gamelan, dll. Diprediksi selama dua hari akan membersihkan sekitar 150 pusaka. (red)

Related Post