Bullying Dapat Pengaruhi Psikis Dan Mental Anak

513 views

Ilustrasi.net



Gunungkidulpost.com – Wonosari – Lembaga Swadaya Masyarakat Rifka Annisa hingga tahun 2016 ini belum menemukan kasus bullying atau kekerasan yang dilakukan di sekolah. Lembaga yang bergerak dalam bidang perlindungan anak dan perempuan ini akan menekan kasus tersebut agar tidak terjadi di wilayah Gunungkidul.

Divisi Pengorganisasian Masyarakat dan Advokasi LSM Rifka Annisa Mohammad Tontowi mengaku jika hingga saat ini belum ada laporan mengenai tindak kekerasan yang dilakukan di sekolah. Namun meski begitu, pihaknya tidak menampik jika kasus itu banyak terjadi di wilayah Gunungkidul. Namun kebanyak pelajar yang menjadi korban itu tidak melapor.

“Kemungkinan banyak kasus yang tidak dilaporkan. Karena ada kemungkinan korban ketakutan dg pelaku. Yang dalam banyak kasus dilakukan oleh lebih dari satu orang,” katanya, Minggu (2/10/2016).

Tontowi menjelaskan, bullying ini merupakan tindak kekerasan yang harus dicegah oleh banyak pihak seperti sekolah dan elemen lainnya. Pihak terkait perlu memberikan penyadaran bahwa bulying adalah tindak kekerasan karena akan melukai tidak hanya fisik tetapi juga psikis. 



“Kasus bulying kalau dibiarkan akan menjadi norma di kalangan siswa siswi sebagai sesuatu yg wajar dan dibenarkan. Padahal itu tidak baik,” jelasnya.


Untuk pencegahanya lanjut Tontowi, pihaknya akan melakukan program yang bekerjasama dengan pihak sekolah, Dinas Pendidikan, KUA dan Puskesmas. Yang nantinya akan menyasar kepada siswa-siswi, guru, komite sekolah, pengambil kebijakan dan masyarakat. Salah satu di antaranya dengan memberikan penyadaran kepada para pelajar akan pentingnya membangun pertemanan tanpa kekerasan, saling menghargai dan sebagainya. 

“Meskipun kami lebih konsern terhadap kasus kekerasan berbasis gender. Namun demikian, kami turut merespon kasus bulying dengan melakukan upaya-upaya pencegahan,” pungkasnya. (Nena)

Related Post