Bupati Larang Keras Pernikahan Dini Di Gunungkidul

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Untuk menekan angka pernikahan dini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, terus menyosialisasikan kepada masyarakat mengenai risiko yang dihadapi mulai dari segi ekonomi hingga kesehatan.

Bupati Gunung Kidul Badingah mengatakan pihaknya terus berupaya menekan pernikahan dini dengan mengintensifkan sosialisasi sampai tingkat desa hingga keluarnya peraturan bupati tentang larangan pernikahan dini.

“Anak-anak di Gunung Kidul harus menikmati masa mudanya tanpa harus menikah dini,” katanya kepada wartawan, Senin (16/4/2018).

Ia mengatakan salah satu wilayah yang sudah berkomitmen dan berinovasi mencegah perinkahan dini yakni di Kecamatan Gedangsari.

“Kami berikan penghargaan kepada Desa Mertelu, karena sudah lima tahun berturut-turut tidak ada kasus pernikahan dini,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mertelu, Tugiman mengatakan pencegahan pernikahan usia dini yang dilakukan pihaknya sudah berlangsung selama lima tahun terakhir.

Pencegahan ini diawali dengan dibuatnya deklarasi antipernikahan usia dini oleh semua kepala dusun di Desa Mertelu pada 2013. Kemudian ditindaklanjuti jajaran Pemerintah Desa Mertelu dengan gencarnya melakukan pendekatan kepada masyarakat.

Sejumlah perangkat desa maupun relawan giat melakukan sosialisasi mengenai bahaya dan risiko pernikahan dini.

“Kami setiap ada pertemuan selalu mensosialisasikan bahaya pernikahan dini,” ungkapnya. (Bayu Prihartanto)

Related Post