Cabuli Pelajar SMP, Empat Pemuda Berhasil Ditangkap Polisi, Dua Pelaku Lainnya Masih Buron

384 views






Gunungkidulpost.com – Semin – Terbukti melakukan tindakan pencabulan terhadap anak dibawah umur yang masih berstatus pelajar.

Empat pemuda diringkus Jajaran Unit Reskrim Polsek Semin. Hingga saat ini, polisi masih melakukan pencarian 2 pelaku lain yang ikut terlibat.

Kasus pencabulan tersebut masih dalam pengembangan oleh pihak kepolisian. Pasalnya, masih terdapat beberapa pelaku yang belum tertangkap. Tak hanya itu, dari beberapa pelaku juga ada yang dibawah umur.

“Kami berjanji akan segera menyelesaikan perkara ini, dan tentunya nanti jika pelaku telah tertangkap semua kami akan lanjutkan ke proses berikutnya. Dari 4 pelaku ini, 1 diantaranya dibawah umur dan masih dilakukan pendampingan, namun untuk yang 3 pelaku sudah kami tahan,” kata Kapolsek Semin AKP Haryanta, kepada wartawan saat ditemui di Mapolsek, Kamis (24/1/2019) siang.

Lebih lanjut, Haryanta menjelaskan, peristiwa pencabulan tersebut terjadi pada Sabtu (5/1/2019) lalu. Sebut saja Mawar (14) warga Kecamatan Semin, sore itu ia bermain dengan teman perempuannya di tugu batas Candirejo-Sukoharjo untuk berfoto-foto. Tak lama kemudian, Mawar pun ditelfon oleh KS (16) yang tak lain adalah teman kedua perempuan tersebut.

Mawar dan temannya pun bergegas menyusul KS di terminal Semin, dilokasi itu pun terdapat beberapa orang laki-laki yakni RS, AD, YR dan dua pelaku lainnya. Sesampainya di Terminal, mereka mengobrol hingga akhirnya berkesepakatan untuk bermain ke Sendang Logantung, Kecamatan Semin. Di tempat itulah pesta miras dilakukan dan para pemuda tersebut mencekoki Mawar dan teman perempuannya hingga tak sadar.

“Usai pesta miras, saat itu maghrib, teman Mawar pulang. Sementara Mawar dibawa kerumah kosong yang tak jauh dari Sendang,” terangnya.

Lantaran tak sadarkan diri akibat pengaruh minuman keras berjenis CIU yang dicampur minuman bersoda, Mawar yang dibawa ke rumah kosong tersebut menjadi korban pencabulan oleh 6 laki-laki. Satu persatu pemuda pun melakukan hal yang di luar batas kewajaran dengan menyentuh sejumlah anggota tubuh milik Mawar. Terdapat beberapa bekas luka lecet pada tubuh Mawar.

“Istilahnya apa ya, hanya memegang anggota tubuh saja, belum sampai ke hubungan intim,” tambahnya.

Usai kejadian tersebut, pada tanggal (15/1/2019) lalu, korban bersama keluarganya yang merasa dirugikan dan hasil visum menyatakan memang benar adanya pencabulan yang dialami oleh Mawar, keluarga korban kemudian melaporkan ke Polsek Semin. Berbekal sejumlah ciri-ciri dan pengakuan dari korban, petugas dalam waktu singkat kemudian langsung melakukan penyanggongan.

Tiga pelaku yakni RS, AD, KS yang masih dibawah umur diamankan disebuah lokasi tongkrongan mereka. Sementara, YR diamankan di tempat kerjanya. Saat mengamankan YR pun petugas sempat kucing-kucingan, pasalnya yang bersangkutan sempat dilindungi oleh seseorang, namun akhirnya petugas berhasil mengungkap keberadaan pelaku dan menggiringnya ke Polsek untuk dilakukan pemeriksaan.

Sementara dua pelaku lainnya saat ini masih berada di luar kota, pihak kepolisian saat ini terus melakukan pencarian keberadaan kedua pelaku. Menurut Haryanta, keluarga kedua pelaku ini sebenarnya telah mendatangi dan memberikan kesaksian di Mapolsek, namun demikian, petugas masih memberikan opsi menyerahkan diri atau dilakukan penangkapan. Jika sekiranya tidak ada jawaban bukan tidak mungkin akan segera dilakukan penyanggongan.

Para pelaku tindak pencabulan tersebut disangkakan UU Perlindungan Anak Pasal 81 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 atau dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Proses pemeriksaan terus dilakukan.

“Sementara untuk korban dilakukan pendampingan. Meski semula sempat trauma, namun saat ini kondisinya sudah mulai membaik,” pungkasnya. (Heri)

Related Post