Capaian Imunisasi Measles Rubela di Gunungkidul Masih Jauh Dari Target

image

Foto: Istimewa

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pelaksanaan Imunisasi Measles Rubela (MR) di Gunungkidul masih jauh dari pencapain target. Sejak dilakukan pada Selasa (1/8/2017) lalu, hingga saat ini baru menyasar kepada 30.605 anak.

Padahal untuk menyukseskan program ini, Dinas Kesehatan menargetkan 147.000 anak mendapatkan imunisasi tersebut.

Pelaksanaan imunisasi MR masih jauh dari target. Sebab, dari target 147.000 anak yang mendapatkan vaksin, capaiannya baru 30.605 anak masih jauh dari target yang ditentukan.

Namun demikian, ia tidak mempermasalahkan hal tersebut karena kondisi yang sama juga terjadi di daerah lain.

“Capaian kita baru di angka 20% dari target. Jumlah ini tidak berbeda jauh dengan capaian di daerah lain di DIY,” kata Kepala Seksi Surveilance dan Imunisasi, Dinas Kesehatan Gunungkidul, Niken Widyawati, Rabu (8/8/2017).

Menurut dia, masih ada waktu untuk mencapai target tersebut. rencananya imunisasi di tingkat sekolah akan dilakukan hingga akhir Agustus ini. Diharapkan rentang waktu tersebut, seluruh anak-anak sekolah dapat terjangkau imunisasi MR. Sedang untuk anak yang belum memasuki usia sekolah akan dijangkau melalui pelayanan Posyandu di September mendatang.

“Kami sudah membuat jadwalnya. Selain itu, untuk menyukseskan program ini kita juga bekerja sama dengan Disdikpora Gunungkidul,” ujarnya.

Niken mengungkapkan, keyakinan dapat mencapai target 147.000 anak mendapatkan vaksin MR tidak lepas dari capaian imunisasi di Gunungkidul yang mencapai 97% setiap tahunnya. Hal ini mengambarkan kesadaran masyarakat untuk mengikuti imunisasi sangat tinggi dapat membantu dalam menyukseskan program Imunisasi MR.

“Seluruh petugas medis yang ada juga akan dikerahkan untuk meberikan pelayanan imunisasi ini. Jadi saya yakin di akhir bulan September mendatang, target tersebut dapat dicapai,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan, pemberian imunisasi campak dan rubella merupakan kebijakan dari Pemerintah Pusat. Rencananya imunisasi ini akan dilaksanakan di seluruh Indonesia secara serentak.

Namun demikian, lanjut dia, pemberian vaksin terbagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama, pelaksanaan imunisasi mencakup anak-anak di lingkup Pulau Jawa yang dilaksanakan di tahun ini. Sedang untuk luar Pulau Jawa diberikan kepada anak-anak dengan rentan usia sembilan bulan hingga 15 tahun di tahun depan.

“Imunisasi ini sangat penting untuk mencegah penyakit cacar dan rubella sehingga tumbuh kembang anak dapat berjalan dengan baik,” katanya. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post