Cuaca Buruk, Kelompok Tani Tetap Gelar Panen Raya

234 views
image

Kelompok Tani Mudo Mulya Dadi Saat Panen Raya (Foto: Santi)

Gunungkidulpost.com – Karangmojo – Dalam waktu kurang lebih dua pekan di bulan November 2017 ini, Kelompok Tani Mudo Mulya Dadi, Pedusunan Slametan,  Desa Kelor, Kecamatan Karangmojo melakukan  panen raya cabai merah dengan jumlah mencapai  500 kg lebih. Hal ini disampaikan Sujito, Ketua Kelompok Tani Mudo Mulya Dadi pada saat panen raya, Kamis, (30/11).

” Ini merupakan pencapaian yang luar biasa karena kita ketahui bersama bahwa kendala cuaca yang sangat ekstrim di musim penghujan kali ini,bisa kami katakan ini 99% berhasil” jelasnya.

 

Sujito melaporkan, dengan luas lahan 1,4 Ha sebanyak 27 ribu batang pohon cabai merah di tanam di 14 titik lahan, kelompok tani Mudo Mulyo Dadi berhasil memperoleh uang hasil penjualan 14.375.000,00. 

“Kita masih akan terus memanen sampai bulan Desember nanti. Harga cabai akhir-akhir ini juga terus meningkat,terakhir satu kilo mencapai 26.500 ribu rupiah ” tambah Sujito.

 

Sujito mengatakan,bahwa petani mendapatkan bantuan berupa pupuk dan bibit cabai serta beberapa sarana tanam dari Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Gunungkidul, selain itu kelompok tani juga mendapat pendampingan dari PPL Kecamatan Karangmojo, mengingat Gunungkidul bukan merupakan penghasil cabai. 

Kendati demikian, kualitas cabai dari Gunungkidul sangat bagus. Hal ini terbukti dengan diterimanya cabai merah dari Gunungkidul di pasar lelang yang pemasarannya akan di lakukan di pasar nasional. 

” Selain bekerja sama dengan pasar lelang, kita juga menjual hasil panen kita di pasar lokal maupun kuliner terdekat,” kata Sujito.

  

Pada kesempatan yang sama,  Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Bambang Wisnu Broto menyampaikan selamat kepada kelompok tani Mudo Mulyo Dadi yang telah berhasil menanam padi dengan hasil yang sangat memuaskan meski cuaca tidak mendukung.  

“Pemuda harus bangga menjadi seorang petani, jangan pernah malu dan tunjukan dengan bertani kalian bisa sukses, ” tutur Bambang.

  

Bambang berharap,  pemuda bisa menjadi petani modern dengan hasil yang lebih maksimal. 

“Buat inovasi baru, baik itu cara tanam,  maupun sistem pemasaran. Hal ini perlu dilakukan semata-mata untuk memperoleh hasil yang maksimal, ” pesannya.

 

Dengan terus berkembangnya para petani disetiap desa di Kabupaten Gunungkidul,  hal ini tentu akan membantu mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan. 

“Kepada petani cabai, kami ucapkan selamat. Semoga ini menjadi motivasi bagi yang lain untuk ikut melakukan usaha pertanian” tutupnya.

Diakhir acara, dari Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan secara simbolis memberikan bantuan satu buah traktor yang diterima Ketua Kelompok Tani Mudo Mulyo Dadi yang nantinya akan dipergunakan untuk kepentingan kelompok dalam mengolah lahan pertanian. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post