Cuaca Buruk, Penghasil Buah Mete Terancam Gulung Tikar

373 views

Foto: istimewa

Gunungkidulpost.com – Karangmojo – Tingginya curah hujan, menjadi kendala bagi penghasil kacang mete di Kecamatan Karangmojo. Selama kurun waktu 2 tahun terakhir mengaku kesulitan mendapatkan biji mete.

Salah seorang pengrajin kacang Mete, di Padukuhan Bulu, Desa Karangmojo Sumilah mengatakan, selama 2 tahun terakhir perkebunan jambu mete di wilayah karangmojo tidak berbuah maksimal hanya beberapa pohon yang menghasilkan buah. “Kemungkinan karena curah hujan tinggi atau kemarau basah, sehingga buah tidak dapat maksimal,”katanya kepada Gunungkidulpost.com, Senin (20/3/2017).

Dengan kondisi ini pihaknya harus mencari ke dusun yang ada di karangmojo. Saat ini pun tidak menghasilkan jumlah yang maksimal. Saat ini perkilogram kacang mete matang kwalitas bagus dijual Rp 150 ribu perkilogramnya, dan mentah Rp 140 ribu perkilogramnya. “Saat ini buah mete tidak maksimal,” bebernya. 

Sementara Sekertaris Desa Karangmojo Budi Haryanto mengatakan, pihaknya akan mewadahi masyarakat yang selama ini memproduksi mete dan juga kelompok lainnya dalam koperasi. Dengan harapan akan mudah mendapatkan bantuan. “Selama ini pengusaha kecil masih terbatas industri rumahan, belum terkoordinir dengan baik. Maka kedepan akan ada koperasi yang mewadahi mereka,” ucapnya. (Bayu)

Related Post