Cuaca Dingin Diprediksi Berakhir Hingga September Mendatang

33 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Penurunan suhu di bulan Juli yang terjadi di DIY-Jawa Tengah diprediksi baru berakhir pada akhir Agustus atau awal September mendatang.

Berakhirnya cuaca dingin itu ditandai dengan banyaknya awan yang terkumpul di langit.

Staf Data Dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY Indah Retno Wulan mengatakan saat ini DIY-Jateng masih proses menuju akhir musim kemarau.

“Suhu akan mulai kembali normal seiring dengan berakhirnya puncak musim kemarau atau mau mendekati awal musim hujan. Setiap wilayah akan berbeda-beda kapan mulainya. Untuk wilayah Gunungkidul sekitar Agustus akhir atau awal September,” kata Indah melalui sambungan telepon, Minggu (8/7/2018).

Indah mengatakan penurunan suhu pada Juli belakangan dominan disebabkan karena dalam beberapa hari terakhir di wilayah Indonesia, khususnya Jawa, Bali, NTB, dan NTT kandungan uap di atmosfer cukup sedikit.

Indah mengatakan ciri-ciri suhu belum normal adalah masih sedikitnya jumlah uap yang berbentuk awan di langit.

“Yang bikin siang panas sekali, malam dingin sekali itu ya karena uap di langit sedikit, ibaratnya bumi tidak memiliki ‘selimut’ untuk melindungi kita dari panas matahari dan cuaca dingin malam hari,” katanya.

Pihaknya mengatakan prediksi berakhirnya penurunan suhu masih akan ditelaah lebih lanjut lagi.

Dia menambahkan, jika langit sudah mulai terlihat banyak awan, maka suhu di DIY dan Jateng akan berangsur menghangat. Selanjutnya DIY dan Jateng diprediksi masuk musim penghujan.

Sebelumnya, banyak tersiar kabar di tengah masyarakat pada Jumat (6/7/2018) suhu udara di wilayah Indonesia mengalami penurunan drastis akibat fenomena aphelion.

Indah mengatakan, informasi tersebut tersebar dengan sangat cepat dan meresahkan masyarakat. Sebenarnya, fenomena aphelion ini adalah fenomena astronomis yang terjadi setahun sekali pada kisaran bulan Juli. (G1)

Related Post