Cuaca Ekstrim, Hasil Panen Padi Turun

519 views

Petani Padi Mengeluh Hasil Panen Turun. (Foto: Bayu)


Gunungkidulpost.com – Wonosari – Akibat cuaca ekstrim mengakibatkan produksi hasil panen padi di Wilayah Gunungkidul menurun. Dampak cuaca ekstrim ini hasil panen padi di tingkat petani menurun drastis di banding musim panen sebelumnya. 
Seperti yang terjadi di Wonosari Gunungkidul sejumlah petani yang mulai merasakan panen raya padi tersebut merasa resah. Pasalnya, tidak sedikit petani diwilayah ini yang merasakan dampak gagal panen, akibat buah bulir padi yang sedikit dan kopong lantaran cuaca yang terjadi saat ini.
Lahan sawah seluas 1000 meter persegi untuk padi jenis ceherang hanya menghasilkan panen sekitar dua kwintal saja. Padahal, biasanya dalam kondisi bagus luas tanah tersebut bisa menghasilkan empat kwintal bulir padi basah. 
Salah satu Petani di Baleharjo, Sakir mengatakan, hasil panen kali ini menurun dibandingkan tahun kemarin. Sebab, cuaca mulai proses tanam hingga panen tanaman padi kebanyakan air dan hama, sehingga mempengaruhi hasil panen padi. “Hasil panen saat ini turun hingga 60 persen lebih dibanding saat panen sebelumnya,” katanya saat ditemui Gunungkidulpost.com, Rabu (25/1/2017).
Pihaknya pun mengaku pasrah dengan kondisi saat ini. Menurut Sakir hasil panen saat ini dibandingkan dengan biaya pengeluaran dan pemeliharaan tidak dapat menutup.“Biaya pengeluaran sudah menghabiskan hampir satu juta lebih. Dan hasilnya tidak bisa kembali modal,” bebernya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kamto, hasil panen tahun ini menurun dibanding dengan tahun lalu. Ia memprediksi penurunan ini lantaran cuaca yang tak stabil seperti pada tahun yang lalu.“Kebanyakan air sehingga hasil panen padi tak maksimal,” ucapnya. (Bayu)

Related Post