Cuaca Ekstrim, Panen Padi Meningkat

501 views

image

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Meski ditengah cuaca ekstrim, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul menklaim produksi padi sawah maupun padi lahan kering mengalami peningkatan. Pada awal 2017 peningkatan produksi diperkirakan mencapai sekitar 20%.

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengatakan, dengan cuaca ekstrim yang terjadi ini, tidak mempengaruhi produktivitas padi di Gunungkidul. Hal itu malah mengalami peningkatan hingga 20%.

“Hingga saat ini sudah 217.145 ton,” ujarnya,” Selasa (21/2/2017).

Menurutnya, jumlah panen padi lahan kering atau padi gogo sudah mencapai 100% atau sekitar 209.260 ton gabah kering giling. Jumlah tersebut didapatkan dari hasil panen padi lahan kering dengan luasan tanam 41.855 hektare dengan rata rata produktifitas 5 ton per hektare.

“Kami mendapat hasil yang cukup banyak,” ucapnya.

Sementara, jumlah panen untuk padi sawah baru sekitar 65 %. Dengan masa tanam Oktober 2016 dan panen Febuari 2017, dengan jumlah lahan 7.885 hektar. Ia menambahkan, sampai Maret 2017, semua padi sawah telah panen. Maka dengan perkiraan produktifitas 7 ton per hektare, produksi padi sawah menghasilkan total 54.656 ton gabah kering giling. Sehingga perkiraan produksi kuartal pertama, padi di Gunungkidul ada sekitar 263.916 ton gabah kering giling.

“Angka ini akan memenuhi target produksi padi di Gunungkidul. Biasanya produksi padi total sekitar 240.000 ton gabah kering giling, ini meningkat menjadi sekitar 260.000 ton,” pungkasnya. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post