Dampak Cuaca Ekstrim, Gelombang Tinggi Hantui Wisatawan Dan Nelayan

310 views

Gunungkidulpost.com – Tanjungsari – Gelombang tinggi menerjang wilayah pesisir Pantai Selatan Kabupaten Gunungkidul, Rabu (21/3/2018).

Akibat gelombang tinggi yang menerjang, kapal nelayan yang berada di Pantai Baron, Desa Kemadang, Tanjungsari berserakan dan nelayan mulai waspada.

Hal tersebut dikatakan oleh Sekertaris SAR Wilayah II Pantai Baron, Surisdiyanto.

Dikatakannya, gelombang tinggi terjadi semenjak kemarin dan masih berlangsung sampai hari ini, Rabu (21/3/2018).

Pihaknya melaporkan ketinggian gelombang mencapai ketinggian 1,2 s/d 3 meter atau sekitar 13 fit seperti yang terjadi di sepanjang Pantai Baron, Nglolang, Pok tunggal, Sepanjang dan Gesing.

“Sudah terjadi sejak kemarin, sampai sekarang masih tinggi gelombangnya,” kata Surisdiyanto kepada wartawan.

Akibat gelombang tinggi tersebut, sebagian besar nelayan di pantai Baron, Gunungkidul harus mengamankan kapalnya akibat terjangan ombak tersebut yang mengakibatkan kapal berserakan.

Mesik kondisi cuaca ekstrim masih terjadi sebagian dari mereka memilih untuk tetap melakukan aktifitas mencari ikan.

“Meski kondisi seperti ini namun sebagian nelayan juga mengaku untuk tetap pergi melaut,” ujar Surisdiyanto.

Dia mengatakan, wisatawan yang berkunjung terpantau sedikit. Sementara nelayan masih mengevakuasi kapal ke tempat yang lebih tinggi, mengantisipasi kerusakan kapal oleh gelombang.

“Wisatawan yang datang sedikit, kami himbau untuk tidak mendekati air terlebih dahulu,” ungkapnya.

Lanjut Surisdiyanto, sebanyak 12 personil SAR telah disiagakan di Kawasan Pantai Baron. Pasalnya gelombang tinggi diprediksi masih terjadi sampai tiga hari kedepan.

Ia pun menghimbau kepada wisatawan agar berhati-hati, dan juga nelayan untuk tidak melaut terlebih dahulu di saat gelombang tinggi yang terjadi seperti sekarang.

“Kami bersiaga, hingga 24 jam penuh karena diprediksi ketinggian gelombang masih akan terjadi sampai tiga hari kedepan,” pungkasnya. (Santi)

Related Post