Dana Desa Menyusut, Sejumlah Program Akan Tertunda

123 views

Gunungkidulpost.com – Playen – Menurunya anggaran Dana Desa dari pemerintah pusat, membuat sejimlah desa harus memutar otak.
Hal itu menyebabkan sejumlah program pembangunan desa menjadi terhambat dan terpaksa ditunda.

Kepala Desa Playen, Kecamatan Playen, Surahno mengatakan tahun 2018 ini pihaknya mendapatkan dana desa sebesar Rp 723 juta, berkurang lebih dari Rp 150 juta dibandingkan pada tahun 2018 lalu yang sebesar Rp 866 juta.

Ia mengatakan, tak hanya Dana Desa, Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Playen juga dipangkas hampir Rp 20 juta pada tahun 2018 ini.

“Turun sampai Rp 150 juta, padahal tahun 2017 lalu kita mendapat hampir Rp 866 juta,” ujarnya kepada Wartawan, Senin (8/1/2018).

Menurutnya, penurunan dana desa ini membuat dirinya harus memangkas sejumlah program fisik di desa. Program yang dipotong diantaranya, pembangunan jalan dan talud di sejumlah Dusun di Desa Playen.

“Sebetulnya banyak program pembangunan di dusun di Desa Playen belum tuntas, namun akhirnya dipangkas lagi, kami pun harus menunda sejumlah program fisik, agar program lain tetap berjalan,” ujarnya.

Pihaknya pun harus memutar otak untuk menjalankan program-program desa yang belum tuntas.

“Masih kami pikirkan bagaimana solusi kedepan, supaya kebutuhan dapat tercukupi,” ungkapnya. (Bayu)

Related Post