Dana Sertifikasi Guru Rp 52 Miliar Macet, Dinas Jamin Akan Mencairkan

482 views

Ilustrasi.net



​Gunungkidulpost.com – Wonosari – Dana sertifikasi guru Rp 52 Miliar terancam tidak akan dicairkan, lantaran pemerintah pusat menilai hal itu sebagai pemborosan anggaran. Meski begitu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul tetap akan mengupayakan agar anggaran tersebut agar bisa cair.

Sekertaris Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid mengatakan, dinas akan menjamin sertifikasi akan tetap cair meskin pemerintah pusat mengambil langkah penghematan anggaran pendapatan belanja nasional. Sehingga dirinya menghimbau para guru untuk tidak terkait kabar penundaan sertifikasi.

“Masih kita upayakan agar sertifikasi tetap bisa dicairkan,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Senin (29/8/2016).

Dia menuturkan, nantinya tekni pencairan akan menggunakan silpa 2015 sebesar Rp 34 Miliar. Pihaknya yakin dengan sisa anggaran ini, pencairan sertifikasi akan dapat dilakukan. 

“Masih ada sisa anggaran, dan saya yakin besuk akan dapat dicairkan untuk diberkan para guru yang berhak menerima sertifikasi,” paparnya.

Sementara itu, Kabag Keuangan Disdikpora Gunungkidul, Broto Murdopo mangaku, pihaknya menjamin wacana pemenrintah pusat yang akan memangkas anggaran sertifikasi tidak akan terjadi. Menurut dia, selama ini yang dipangkas hanyalah dana DAU sebesar 138 miliar.

“Isu pemangkasan anggaran dana sertifikasi tidak terjadi. Yang dipangkas hanya DAU,” tandasnya. (Bayu)

Related Post