Dana Termin Ke3 Proyek IPAL Tak Kunjung Cair, Ada Apa??

31 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah terus berupaya memberikan program kasejahteraan bagi masyarakat, salah satu diantaranya yakni program Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang didanai melalui DAK tahun 2018.

Bantuan yang langsung dikelola melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) tak semulus yang telah menjadi apa yang diprogramkan sebelumnya.

Terbukti, dari tiga termin yang telah terprogram tersebut hingga saat ini terdapat satu termin tak kunjung cair. Padahal penundaan pencairan akan berdampak buruk bagi pengerjaan.

“Ada sedikitnya 16 titik penerima bantual IPAL ada yang tertunda pengerjaannya dan ada pula yang harus nombok dulu untuk mengejar pekerjaan sebelum hujan tiba,” kata salah pengurus KSM, Bayu Prihartanto, Kamis (8/11/2018).

Menurut dia, pengajuan termin ke3 dinilai tidak selancar termin sebelumnya ya g mudah dan lancar. Sehingga dirinya bersama KSM yang lain harus memutar otak untuk mencukupi kebutuhan guna menyelesaikan pekerjaan proyek ini.

“Lha kalau harus menunggu termin cair, ditempat kami makin kacau. Karena faktir cuaca seperti hujan akan lebih menghambat pekerjaan. Salain itu akses jalan juga milik umum kalau ditunda-tunda bisa semakin gejolak dan akhirnya kami harus nombok dulu untuk menyelesaikan progres ini,” ucapnya dengan nada kesal.

Dia hanya bisa pasrah, saat ia bersama dengan teman-temannya harus menerobos kepada pemangku jabatan untuk segera mencairkan dana tersebut namun tak kunjung medapatkan kabar yang baik. Bahkan dari keterangan sejumlah petugas, ia dimohon bersabar lanataran harus bongkar pasang urusan administrasi.

“Sudah sebulan lalu pengajuan termin akan tetapi sampai sekarang tak kunjung cair. Kami harap Pemkab lebih serius dalam menjalankan program IPAL tahun 2018 ini sehingga masyarakat tidak dirugikan seperti ini. Toh kalau memang tidak siap kenapa harus dilaksanakan,” ucap Bayu.

Terpisah, Ketua DPRD Gunungkidul Demas Kursiswanto mengaku dirinya memahami kondisi masyarakat yang menangani secara langsung program IPAL ini. Ia berjanji akan mengawal program bantuan hingga ke penerima manfaat nanti.

“Ya memang ada keluhan terkait pemberian dana bantuan. Kami siap berupaya mengawal sehingga nantinya lebih lancar dan tidak tersendat-sendat,” ucap Demas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Pemukiman Eddy Praptono saat dikonfirmasi enggan berkomentar lebih banyak.

“Tanyakan saja ke Pak Kabid, dan jika semua sudah beres pasti akan cair,” pungkasnya. (Heri)

Related Post