Data Kerugian Akibat Terjangan Gelombang Tinggi Masih Nihil

171 views

Gunungkidulpost.com – Tanjungsari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, belum dapat memastikan total kerugian sektor pariwisata karena banyaknya infrastruktur dan sarana prasarana objek wisata yang rusak akibat diterjang gelombang tinggi.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukmono. Dirinya mengatakan saat ini pemkab masih melakukan pendataan kerusakan-kerusakan di objek wisata pantai akibat diterjang gelombang pasang.

“Tim sedang melakukan identifikasi kerugian,” ucapnya.

Ia mengatakan objek wisata pantai yang mengalami kerusakan paling parah, yakni Pantai Nguyahan dan Pantai Siung. Infrastruktur dan sarana prasarana rusak berat, dan banyak yang hilang diterjang gelombang pasang.

Ia mengakui semua objek wisata pantai mengalami kerusakan, sehingga berdampak pada penurunan jumlah pengunjung.

“Kami tidak bisa berbuat banyak atas kejadian tahunan ini. Kami berharap fenomena alam juga bisa menjadi agenda tahunan, namun tetap mengedepankan keselamatan,” katanya.

Ke depan, lanjut Harry, Pemkab Gunungkidul akan melakukan penanggulanggan jangka panjang, di mana nantinya akan ada penataan ulang.

Hal itu telah sesuai dengan Perda RT RW Kabupaten Gunungkidul,yang menyatakan jika kawasan di pinggir pantai tidak diperbolehkan terdapat bangunan semi permanen maupun permanen.

“Pantai Gunungkidul kan memiliki karakter yang unik. Jadi kedepan akan kami berlakukan penataan ulang,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Edy Basuki mengatakan pihaknya belum dapat memastikan besaran kerugian yang dialami, namun pihaknya memprediksi bisa mencapai hingga lebih dari Rp1 miliar.

“Belum bisa kami perkirakan. Kami prediksi sekitar Rp1 miliar ya ada,” tutupnya. (Bayu)

Related Post