Datang di Alun-alun, Mbah Ponco Jadi Idola

image

Mbah Ponco Diajak Berfoto Bersama Dengan Pejabat dan Warga. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Ponco Sutiyem (95) pemeran tokoh ‘Sri’ dalam film Ziarah diundang dalam perayaan HUT 186 kabupaten Gunungkidul.

Dirinya bersama dua orang anaknya Sukamti anak nomer 5 dan Mulyani anak nomor 6 serta salah satu cucu Mbah Ponco, Risdiyanto harus berangkat sekitar pukul 07.00 WIB atau satu jam sebelum upacara di alun-alun dimulai.

“Kulo tangi jam 04.00 WIB gek mangkat jam 07.00 WIB, (Saya bangun jam empat pagi dan berangkat dari rumah jam tujuh),” kata Mbah Ponco saat ditemui Gunungkidulpost.com usai upacara Rabu (23/5/2017).

Meski berjalan dengan membungkuk karena faktor usia, dia dipapah Risdiyanto menapaki tangga masuk alun alun. Menempati duduk diantara para camat dan kepala desa, dia duduk dibaris paling kanan dan berbatasan langsung dengan panggung utama, yang diduduki Bupati dan para pejabat tinggi lainnya.

“Kulo nembe sepindah tumut upacara ten ngalun-alun (Saya baru pertama kali ikut upacara di Alun-alun),”ucapnya.

Dengan semangat, sesekali tersenyum saat melihat tarian Tayup saat pembukaan, dirinya tampak antusias menyaksikan tarian yang dimainkan ratusan warga tersebut.Duduk berjam-jam mulai sebelum upacara sampai selesai, tak membuat semangat mbah Ponco kendor, dirinya pun tetap duduk tanpa bergeser.

“Senang sekali bisa berada disini,”imbuh dia.

Sementara itu, salah satu warga yang ingin berfoto dengan Mbah ponco, Pujianti mengaku senang bisa berfoto bersama dengan aktris terkenal yang naik daun lantaran menjadi nominasi Artis terbaik dalam festival Film ASEAN.

“Saya senang bisa ketemu langsung dengan Mbah Ponco, momen ini saya gunakan untuk selfie dengan beliau,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Badingah mengaku mengundang khusus Ponco Sutiyem untuk mengikuti perayaan HUT Kabupaten Gunungkidul ke 186. Badingah memberikan undangan langsung ke rumah Ponco Sutiyem di Batusari, Kampung, Ngawen. “Beliau dengan usia 95 tahun bisa berprestasi menjadi nominasi Artis terbaik dalam festival Film ASEAN. Sehingga kami mengundang ke sini supaya merasakan bagaimana mengikuti upacara di Alun-alun,” paparnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post