Demi Ekosistem, Kali Suci Mulai Membatasi Wisatawan

image

Foto: istimewa

Gunungkidulpost.com – Semanu – Demi kenyamanan wisatawan di obyek wisata Kalisuci, Desa Pacarejo, Semanu, petugas mulai membatasi jumlah pengunjung.
Tiap hari hanya dibatasi sebanyak 250 wisatawan untuk masuk ke obyek susur goa itu.

Salah satu pengurus Pokdarwis Kalisuci, Yanto mengatakan, pihaknya mulai membatasi jumlah pengunjung yang hadir untuk menikmati obyek wisata Kalisuci ini.

“Sehari kita membatasi maksimal 250 orang, hal itu demi kenyamanan pengunjung untuk menjaga ekosistem yang ada,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Jumat (19/5/2017).

Dia mengatakan, pengunjung yang datang diberikan berbagai peralatan keselamatan. Dengan biaya  Rp 70 ribu dengan rute sekitar 700 meter yang menyusuri empat  goa kalisuci, luweng glatik, goa glatik, dan terakhir luweng gelung dengan durasi 1,5 jam hingga 2 jam.

“Pemandu kita pun sebagian besar sudah bersertifikat,” jelasnya.

Yanto mengatakan, setiap akhir pekan pengunjung selalu ramai mendatangi kalisuci. Hal ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

“Yang terlibat dalam pengelolaan kali suci sekitar 40 orang yang berasal dari warga sekitar. Selain dalam pengelolaan masyarakat terlibat dalam bidang ekonomi yang lain seperti berjualan makanan dan minuman,” bebernya.

Sementara itu, wisatawan asal Filipina, Eby mengaku baru pertama berkunjung ke Gunungkidul dan merasakan cave tubing di kalisuci.

“Saya senang bisa menikmati kawasan wisata alam yang sangat bagus ini. Jika ada kesempatan kembali ke sini,” tandasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post