Demi Pelayanan E-KTP Petugas Rela Keliling Rumah Sampai Ke Ladang

176 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul, terus berupaya memaksimalkan pelayanan E-KTP melalui program jemput bola.

Upaya tersebut dilakukan agar seluruh masyarakat yang sudah cukup umur untuk bisa memilih dalam Pemilu 2019 mendatang.

“Upaya perekaman E KTP terus kita lakukan, agar masyarakat bisa tetap bisa menggunakan hak pilihnya saat pileg dan pilpres nanti,” kata Kabid Kabid pelayanan pendaftaran penduduk Disdukcapil Gunungkidul Arisandi Purba saat ditemui saat perekaman E KTP serentak di Balai Desa Wonosari Kamis (27/12/2018).

Dijelaskannya, data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul 3200 orang warga belum melaksanakan perekaman data. Pihaknya dari tanggal 9 Desember sampai 26 Desember 2018 sudah melakukan perekaman sebanyak 750 orang. Diakuinya, saat perekaman banyak kendala, mengenai kurangnya kesadaran masyarakat untuk aktif.

Pihaknya melakukan jemput bola dilakukan ke rumah. Bahkan tak jarang warga yang mengalami gangguan jiwa, divabel, atau jompo sering menolak saat didatangi. Data wajib e KTP di Gunungkidul 598.519 jiwa dengan tingkat partisipasi 98,83 persen.

“Yang jompo malah ada yang menolak, karena mengaku sudah tua untuk apa melakukan perekaman. Bahkan ada yang lari ke ladang, kami harus melakukan perekaman ditengah ladang,”ucapnya.

“Seperti di Desa Planjan, Saptosari. Petugas kami harus menggelar peralatan ditengah ladang,” paparnya.

Selain ke rumah warga, pihaknya juga mendatangi sekolah yang ada. Peran aktif kepala sekolah salah satunya dengan menyiapkan data siswanya yang saat ini berusia 17 atau saat April 2019 berusia 17 tahun.

“Ini wujud pelayanan kami guna menyukseskan pemilu 2019 mendatang,” ujarnya.

Hari ini pihaknya menindaklanjuti Surat Edaran Mendagri yang ditandatangani Dirjen Dukcapil Nomor: 471.13/24150/DUKCAPIL Tanggal 17 Desember 2018 yang ditujukan kepada seluruh bupati/walikota dan diharapkan tersosialisasikan juga kepada seluruh instansi pemerintahan di daerah, camat/kepala distrik, lurah, kepala desa/kepala kampung, kepala dusun, kepala lingkungan RW/RT agar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. (Bayu)

Related Post