Desa Digelontor Dana Segar BKK 24,1 miliar

288 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Di tahun 2019 ini, dana hingga miliaran rupiah digelontorkan pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk 18 desa yang ada di Kabupaten Gunungkidul dalam program Bantuan Keuangan Khusus (BKK).

Adapun BKK untuk desa tersebut, telah dimasukkan dalam program kegiatan yang tertuang dalam APBD 2019. Bantuan diberikan sebagai tambahan anggaran untuk kegiatan di masing-masing desa.

Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono mengatakan, untuk BKK ke desa tahun ini pemerintah menyiapkan dana sebesar 24,1 miliar. Adapun nominal yang diterima setiap desa bervariasi karena disesuaikan dengan pengajuan yang dilakukan.

“Rencananya anggaran ini akan dimanfaatkan untuk program kegiatan di desa,” katanya, Minggu, (27/1/2019).

Sapto Wahyono mengatakan, BKK rencananya selain untuk alokasi di setiap dusun juga dimanfaatkan dalam program pembangunan infrastruktur seperti jalan, saluran drainase, talut dan infrastruktur lainnya.

“Sebenarnya, pemberian BKK ke desa bukan yang pertama kali karena pada 2018 juga dilaksanakan program yang sama,” terangnya.

Disinggung mengenai proses pencairan, ia menuturkan dari sisi plafon anggaran Pemkab telah menyediakan. Namun untuk dapat mencairkan dana ini sangat tergantung kesiapan di masing-masing desa. Semakin cepat desa menyelesaikan masalah APBDes, maka proses pencairan juga semakin cepat.

Sapto Wahyono menjelaskan, salah satu syarat untuk pencairan adalah dengan menjabarkan program kegiatan yang didanai BKK ke dalam anggaran pendapatan belanja desa (APBDes).

“Jika kegiatan tersebut tidak dimasukkan, maka desa yang bersangkutan belum bisa mencairkan BKK,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Suhadi mengatakan, tahun ini desanya menerima anggaran BKK sebesar 855 juta. Rencananya anggaran ini digunakan beberapa kegiatan seperti bantuan ke dusun,pembangunan jalan lingkungan hingga pembuatan jogging trek di kawasan Telaga Jonge.

“Kegiatan pembangunan yang didanai BKK kami masukkan dalam APBDes 2019,” kata Suhadi. (Santi)

Related Post