Dewan dan LSM Siap Dukung Honorer Gunungkidul

722 views

image

Ilustrasi (foto: ist)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Langkah Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) membuka layanan pengaduan terhadap upah tenaga honorer langsung mendapat respon positif dari berbagai kalangan. 

Gaji yang masih jauh di bawah upah minimum kabupaten (UMK) tersebut membuat miris dikalangan anggota DPRD serta sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Gunungkidul.

“Saya juga heran, kenapa honor GTT dan PTT kok masih minim, apakah ribuan tenaga honorer ini bisa hidup dan mencukupi keluarganya hanya dengan menerima upah 100-300 ribu,” kata Wakil DPRD Gunungkidul, Ngadiono kepada Gunungkidulpost.com, Sabtu (3/12/2016).

Pihaknya terus mendorong, tenaga honorer mengadu keluahan mengenai upah tersebut. Supaya pemerintah daerah tau, dan segera memikirkan upah tersebut hingga mencapai UMK.

“Ayo silahkan mengadu, sepaya upah kalian (GTT dan PTT) paling tidak setara dengan UMK,” paparnya.

Sementara itu, Meneger LSM Jejaring Rakyat Mandiri (Jerami), Rino Caroko mengaku, wadah honorer sangat banyak di Gunungkidul. Pihaknya siap memfasilitasi dalam bentuk keluhan dan audiensi dengan Pemkab Gunungkidul. Sehingga uneg-uneg tentang upah yang jauh dibawah UMK ini bisa mencapai UMK untuk meningkatkan kesejahteraan honorer.

“Honorer juga termasuk buruh, dan seharusnya memiliki gaji yang setara UMK. Kami siap memberikan fasilitas untuk mereka hingga akhirnya apa yang dicita-citakan oleh tenaga honorer ini bisa tercapai,” tandasnya. (Bayu)

Related Post