Dewan Kebudayaan Dorong Generasi Muda Mau Lestarikan Kesenian Gunungkidul

628 views

Pertunjukan seni yang ditampilkan dalam rangka FKY ke – 28

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Dewan Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul terus berupaya mendorong para generasi muda agar mencintai kesenian tradisional sehingga para penerus bangsa ini tidak terlalu asyik bermain gadget.

Dewan Kebudayaan Gunungkidul, CB Supriyanto mengatakan, seiring dengan perkembangan teknologi mengakibatkan para generasi muda Gunungkidul terlena untuk bermain gadget ketimbang melestarikan kesenian lokal.”Meski begitu tidak semua generasi muda, ada sebagian yang tetap mau belajar kesenian tradisional,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Minggu (4/9), pagi.

CB Supriyanto menjelaskan, guna meningkatkan kecintaan generasi muda yang ada pada kesenian tradisional, Dewan Kebudayaan Gunungkidul terus berupaya melakukan berbagai upaya salah satunya dengan meningkatkan peran sekolah budaya di Gunungkidul.”Anak – anak sekolah sudah sejak usia dini mendapatkan pendidikan mengenai pentingnya melestarikan kesenian daerah,” jelasnya.

Supriyanto menerangkan, agar para anak usia muda tertarik akan kesenian tradisional, pihaknya menyarankan agar sekolah membuat aransemen yang membuat generasi muda tertarik.”Aransemen ini bisa dilakukan agar menarik minat para siswa,’ ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang pengerawit muda yang tampil dalam FKY Gunungkidul 2016, Banu mengaku prihatin penerus muda Gunungkidul tidak mau melestarikan kesenian tradisional.”Padahal inikan warisan nenek moyan,” jelasnya.

Banu mengungkapkan, pihaknya mau belajar kesenian tradisional dikarenakan prihatin dengan kasus klaim batik oleh negara Malaysia.”Kalau sudah diakui negara lain baru kita binggung,” ungkapnya.(Maya)

Related Post