Dewan Sesalkan Kebocoran Tiket Retibusi Wisata Masih Marak Terjadi

image

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul masih menemukan adanya kebocoran tiket di tempat pemungutan retribusi objek wisata di pantai selatan selama libur lebaran.

Wakil Ketua Komisi D Wahyu Pradana Ade Putra, mengatakan dirinya tengah memanggil pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul mempertanyakan kebocoran retribusi dan maraknya karcis liar obyek wisata saat libur lebaran.

Pihaknya sendiri melakukan pemantauan dan menemukan adanya dugaan kebocoran retribusi pada tempat pemungutan retribusi (TPR).

“Saya sengaja menyamar sebagai pengunjung dengan lima orang temannya di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pos Baron menyerahkan uang sebesar Rp 50.000 kepada petugas untuk membayarkan tiket untuk enam orang saat akan membayarkan kekurangan sebesar Rp 10.000, petugas TPR menolaknya dan hanya memberi tiga buah tiket saja.
Kejadian itu bukan kali pertama saja terjadi,” ucap Ade kepada Gunungkidulpost.com.

Menurut Ade, dirinya menyayangkan, adanya kebocoran retribusi pada TPR ini. Ia menuding Pemkab Gunungkidul telah lalai dalam melakukan pengawasan.

“Akibatnya kebocoran retribusi terus berulang-ulang kan?dan ini harus dievaluasi,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul Heri Kriswanto, juga menemukan dua temuan tiket retribusi parkir liar, satu yang mengatasnamakan Pokdarwis Pantai Ngandong, dan satu lagi terjadi di Pantai Bulakrawe.

Ia menuturkan, dana yang masuk dikatakan untuk perawatan jalan yang dibuat oleh masyarakat setempat. Meskipun begitu, hal tersebut dikatakan ilegal.

“Tindakan seperti ini lama kelamaan akan menodai citra Gunungkidul saat pariwisata tengah berkembang pesat,” paparnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post