Diancam Gelombang Tinggi, PDAM Siapkan Tanggul Pelindung Pipa

214 views

Gunungkidulpost.com – Tanjungsari – Akibat gelombang tinggi yang menghantam perairan pantai selatan Yogyakarta pada Kamis, (19/7/2018) lalu, cor pelindung PDAM Tirta Handayani di daerah pesisir pantai Gunungkidul, mengalami retak dan abrasi dibeberapa titik.

Kepala PDAM Tirta Handayani Isnawan Febriyanto mengatakan, jika pipa rusak, hal ini akan mengancam distribusi air bersih di 3 kecamatan yang ada di Kabupaten Gunungkidul diantaranya Kecamatan Tanjungsari, Paliyan, dan Saptosari.

“Untuk sementara kami membuat tanggul pasir agar jika ada lagi gelombang tinggi, bagian bawah tidak terjadi abrasi,” kata Isnawan.

Isnawan mengatakan, pipa yang ditanam berbeda dengan pipa yang digantung yang dimiliki PDAM Tirta Handayani. Ada perbedaan fungsi, jika tanah yang berada dibawah pipa tanam tergerus dan membuat pipa tanam tersebut menggantung akan berbahaya dan dapat rusak sewaktu-waktu.

Sementara itu Koordinator Sar Satlinmas Korwil II Marjono mengatakan, akibat dari gelombang tinggi ada beberapa fasilitas umum yang berada di pantai mengalami kerusakan.

Pantai Somandeng ada 15 gasebo rusak, Pantai Ngandong 2 gasebo roboh, 3 lapak rusak 4 warung makan rusak. Sedangkan di Pantai Drini 5 kapal rusak, 4 gasebo rusak, 20 jaring hilang, 1 kios penjual rusak.

Pantai Sepanjang 12 gasebo rusak, 1 rumah tergenang air. Di Pantai pulang Sawal 3 lapak rusak, Pantai Baron Cor beton pelindung pipa PDAM rusak.

“Semoga gelombang segera kembali normal, sehingga kerugian tidak lagi bertambah,” harapnya. (Santi)

Related Post