Dibawah Kepemimpinan Endah Tak Ada Penguasa Kubu Sapu Bersih

115 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari –
Tahun 2019 ini dipastikan akan berbeda dengan tahun sebelumnya dilingkup jajaran dewan.

Pasalnya, kursi pimpinan alat kelengkapan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul untuk saat ini dipastikan akan dibagi rata.

Artinya, tidak ada satu partai yang mendominasi pimpinan alkap pada dewan periode kali ini.

Hal itu diungkapkan oleh anggota DPRD Gunungkidul dari PDIP, Demas Kursiswanto, Minggu (29/9) kemarin. Demas mengatakan, pada kursi alkap kali ini berbeda dengan tahun lalu.

Jika tahun lalu alkap terbagi menjadi dua kubu atau dua koalisi, pertama adalah Koalisi Merah Putih (KMP), sementara kubu kedua adalah Koalisi Indonesia Hebat (KIP). Untuk tahun ini kemungkinan besar semua fraksi mendapatkan kursi pimpinan alkap.

“Alkap diatur dengan cara proporsional, dengan tujuan agar merata. Pada periode ini akan dibuat merata,” ucapnya.

Pembahasan pembentukan alkap terebut baru dilakukan setelah adanya pelantikan ketua dewan definitif Senin (30/9). Ia menambahkan dalam pembahasan APBD murni 2020 pihaknya optimis pengesahan akan sesuai dengan target yang ditentukan.

“Agenda wajib dewan adalah menggelar rapat paripurna yang terdiri dari penghantaran KUA-PPAS APBD Murni, penghantaran APBD, serta pandangam umum fraksi-fraksi. Selanjutnya dilakukan pembahasan APBD lalu ditutup dengan pengesahan APBD 2020,” ucapnya.

Terpisah Anggota dewan dari Partai Golkar, Heri Nugroho membenarkan bahwa semua fraksi akan mendapatkan kursi pimpinan dewan, akan tetapi dirinya belum mau untuk membeberkan siapa saja nama yang menempati kursi pimpinan dewan.

“Kalau nama belum bisa disampaikan, yang jelas pada periode ini tak ada sapu bersih bagi rata,” ungkap Heri. (Bayu)

Related Post