Dicap Tak Layak Konsumsi, Ratusan Warga Ngawen Menolak Beras Rastra

image

Beras Rastra Yang Dikembalikan Warga. (Foto: Istimewa)

Gunungkidulpost.com – Ngawen – Lantaran kualitas beras sejahtera (Rastra) bau dan berkutu, ratusan warga Desa Tancep, Kecamatan Ngawen, Gunungkidul, serentak mengembalikan beras tersebut, Senin (7/8/2017).

Kepala Desa Tancep, Sunardi mengatakan hari ini sebanyak 940 warganya menerima rastra dari pemerintah sebanyak 15 kg/KK. Saat dilakukan pemeriksaan oleh perwakilan warga diketahui beras tidak layak untuk dikonsumsi.

“Warga menolak karena kondisi beras sangat buruk dan bau,” katanya kepada Gunungkidulpost.com.

Menurut Sunardi, selain bau kondisi beras sudah berubah warna menjadi kuning kecoklatan. Sebenarnya warga menerima kondisi kurang baik sejak bulan lalu. Namun lantaran takut tak memperoleh ganti warga terpaksa menerima beras tersebut. 

“Akhirnya semua beras dikelmbalikan dan warga tidak mau menerima,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Gunungkidul Bambang Sukemi mengatakan, penyaluran rastra sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. 

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang menerima rastra kurang baik untuk mengembalikan.

“Lebih baik dikembalikan saja jika kondisi beras tidak layak konsumsi,” paparnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post