Dicoret PDIP, Suharno Gunakan Kendaraan Baru

13 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Memasuki tahun politik, proses pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) telah dibuka oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul.

Seiring dengan hal itu, berbagai strategi maupun aroma politik pun mulai memanas. Teka teki rumor Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno akirnya terjawab sudah.

Politisi PDIP ini memilih untuk hengkang dari jawabatnya ke Partai Nasdem. Tak hanya dirinya saja, Suharno juga turut membawa serta gerbongnya di PDIP untuk ikut serta berlabuh di Partai Nasdem.

Bergabungnya Suharno ke Partai Nasdem sendiri semakin memperkuat aroma PDIP di partai besutan Surya Paloh tersebut. Sebelumnya, mantan Ketua DPC PDIP Gunungkidul yang juga mantan Ketua DPRD Gunungkidul, Ratno Pintoyo juga merapat ke Partai Nasdem.

Rumor mengenai hengkangnya Suharno dari PDIP sendiri sudah mulai muncul semenjak gonjang-ganjing pencoretan dirinya dari daftar pencalegan oleh PDIP.

Suharno yang sempat menyatakan kesetiaannya untuk tetap di PDIP. Namun kemudian, isu mengenai kepindahannya terus berhembus hingga pada Jumat (06/0/2018) Suharno menggelar pertemuan dengan Ketua DPW Partai Nasdem DIY, Subardi serta Ketua DPD Partai Nasdem Gunungkidul Suparjo.

Malam itu juga, Suharno langsung mendeklarasikan diri bergabung dengan Partai Nasdem.

Posisi Suharno sebagai Ketua DPRD Gunungkidul dipastikan akan diganti oleh PDIP lantaran hal tersebut, termasuk juga keanggotaannya di DPRD Gunungkidul.

Saat dikonfirmasi Gunungkidulpost.com Suharno menyatakan bahwa ia akan kembali maju mencalonkan diri menjadi anggota legislatif dalam Pemilu mendatang melalui Partai Nasdem. Rencananya, Suharno akan maju di Dapil III yang meliputi wilayah Kecamatan Karangmojo, Semin, dan Ponjong.

“Ya benar, saya sudah resmi bergabung dengan Partai Nasdem dan akan nyaleg dari Dapil III mohon doa restunya,” beber Suharno, Sabtu (7/7/2018).

Diceritakan Suharno, ia tak memungkiri bahwa kepindahannya dari PDIP disebabkan oleh pencoretannya dari daftar pencalegan PDIP.

Akhirnya kemudian ia memutuskan bergabung ke Partai Nasdem disebutkan Suharno karena memang ada kecocokan visi dan misi secara politik antara dirinya dengan Partai Nasdem.

“Ya sama-sama nasionalis dan saya cocok,” imbuh dia.

Terkait dengan keputusan tersebut, Suharno juga menyatakan secara resmi mundur dari PDIP. Ia tak mempermasalahkan apabila akses dari keputusan tersebut nantinya akan berimbas bagi kedudukannya di Ketua DPRD Gunungkidul.

“Ya nggak papa, saya paham dengan konsekuensinya. Dan saya akan menerima semuanya ini,” tutup Suharno. (Bayu)

Related Post