Diduga Ambles, Luweng Ini Jadi Viral

image

Warga Tengah Melihat Kondisi Luweng. (Foto: Ist)

Gunungkidulpost.com – Semanu – Pasca Banjir yang melanda Gunungkidul, menyebabkan terjadinya luapan air disejumlah wilayah.

Hal itu seperti luapan air yang bermuara di luweng atau goa vertikal di wilayah Dusun Serpeng Wetan, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu,Gunungkidul.

Luapan itu menyebabkan goa vertikal melebar hingga seluas lebih kurang 1 hektar.

Lubang yang berada di tengah lahan pertanian milik warga itu dalamnya sekitar 20 meter dari titik tertinggi. Longsoran masih sering terjadi beberapa kali.

Menurut warga Serpeng Wetan, Teguh  amblesnya tanah ini bermula dari hujan deras yang mengguyur wilayah Gunungkidul pada Selasa (28/11/2017). Air yang berasal dari beberapa dusun itu masuk ke lubang goa vertikal yang dikenal luweng Blimbing.

“Awalnya di sana memang ada luweng (goa vertikal) di mana air dari dusun sebelah bermuara di sana,” kata Teguh kepada wartawan, Kamis (7/12/2017).

Diduga tidak kuat menahan banyaknya air yang menggenang, goa vertikal yang awalnya memiliki diameter 10 meter itu ambrol pada Rabu (29/11/2017). Setelah ambrol, air menggenangi lokasi.

“Saat ambrol, suaranya gluur seperti suara petir,” imbuhnya.

Warga yang biasa memanfaatkan lahan di sekitar lokasi untuk bercocok tanam pun saat ini tidak bisa melakukannya karena sudah terendam air.

“Dulu di sekitar lubang masih ditanami jagung, kacang, dan tanaman lainnya, tetapi sekarang sudah tidak bisa karena ada airnya. Kemungkinan kedalaman air sekitar 75 meter,” ujar Teguh. 

Dia menjelaskan, di sekitar lokasi memang banyak goa vertikal maupun horizontal. Sisi bagian selatan ada goa vertikal Seropan dan sisi sebelah timur ada sebuah goa yang memiliki sumber mata air. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post