Difabel Masih Butuh Kesetaraan Fasilitas

80 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Berbagai fasilitas pelayanan publik bagi penyandang disabilitas alias difabel perlu diadakan, karena dinilai saat ini masih kurang.

Ketua Forum Komunikasi Disabilitas Gunungkidul Hardiyo mengatakan fasilitas untuk difabel tersebut perlu diadakan. Pasalnya di Gunungkidul masih sangat minim.

“Perlu diadakan, bukan hanya ditingkatkan karena rata-rata masih belum ada fasilitas untuk difabel di tempat pelayanan publik,” katanya kepada wartawan, Senin (19/3/2018).

Dia berharap fasilitas difabel tersebut diperhatikan mulai dari pelayanan publik yang bawah, seperti di balai desa. Berbagai hal ia soroti untuk keperluan difabel masih belum terpenuhi.

Mulai dari pintu yang sempit, tidak adanya ramp, kamar mandi yang masih sempit, dan kebutuhan lainnya.

“Kami berharap fasilitas pelayanan publik ya diperbaiki untuk difabel, seperti ramp, kamar mandi yang menyesuaikan difabel, meja pelayanan yang tidak terlalu tinggi agar mudah yang menggunakan kursi roda,” paparnya.

Selain fasilitas pelayanan publik Hardiyo juga mengatakan banyak kalangan disabilitas yang kesulitan untuk beraktifitas di sekolah umum, meski sudah berstatus ramah difabel.

Berdasarkan data dari Forum Komunikasi Disabilitas, Gunungkidul, Sekolah Dasar yang sudah menyatakan diri sebagai sekolah inklusi atau ramah difabel, kurang lebih 200 sekolah.

“Tetapi dari dua ratus sekolah tersebut belum semuanya memiliki fasilitas standar, bagi difabel,” tutur dia.

Hal tersebut menurutnya dapat dilihat mulai dari sarana bagi pengguna kursi roda sudah ada, tetapi tidak layak, landasan dinilai masih curam, sehingga menyulitkan bagi pengguna kursi roda. Kamar mandi juga masih sempit.

“Padahal kedua hal tersebut sangat penting bagi kaum difabel supaya merasa nyaman sekolah di sekolahan umum,” tutupnya. (Heri)

Related Post