Dihantam Gelombang Tinggi, Nelayan Selamat Dari Maut

image

Foto: Istimewa

Gunungkidulpost.com -Girisubo-Gelombang air laut yang dikabarkan tinggi sejak pagi tadi membawa petaka bagi para nelayan Pantai Sadeng yang berada di Desa Pucung, Kecamatan Gurisubo, Sabtu, (15/7/2017).

Koordinator SAR Korwil 1 Sunu Handoko Bayu mengatakan,  kejadian sekitar pukul 13 22 Wib ketika Kapal Sari Laut 01 yang di nahkodai oleh Selo (30) warga Girisubo tiba-tiba  dihantam ombak besar sebanyak 2 kali saat hendak kembali ke pesisir Pantai Sadeng pada pukul 08.00 WIB pagi.

Diketahui kapal yang mulai berlayar pada hari Sabtu (8/7/2017) lalu. Selo bersama tiga orang rekannya yakni Sunadi (23) warga Padukuhan Bengle, Desa Pucung, Kecamatan Girisubo, Taufik (34) warga Padukuhan Mloko, Desa Songbledek, Kecamatan Paranggupito, Wonogiri, Tamrin (50) warga Padukuhan Nujo, Desa Songbanyu, Kecamatan Girisubo.

“Kecelakaan terjadi saat kapal akan memasuki pintu masuk Pantai Sadeng, karena hantaman ombak yang cukup keras disertai tiupan angin kencang, kapal pun mengalami beberapa kali oleng,” jelas Sunu.

Olengnya kapal itu kemudian menghantam beberapa kubus pemecah ombak, hingga tiga anak buah kapal tercebur ke laut.

Akibat dari laka laut tersebut ketiga anak buah kapal mengalami luka-luka. Sedangkan kapal Sari Laut 01 mengalami pecah lambung kapal yang cukup parah.

“Melihat hal tersebut, 6 personil SAR Sadeng segera lari ke kubus, ABK yang berenang langsung kita lepari pelampung sehingga lebih aman,” terang Sunu.

Proses evakuasi korban dan kapal dilakukan secara manual oleh Tim SAR dibantu oleh beberapa nelayan dengan peralatan alakadarnya.

“Akhirnya kapal dapat di tarik menepi ke dermaga pantai Sadeng dan nahkoda beserta ABK berhasil kita selamatkan,”pungkasnya. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post