Dikomplain Pembeli, Pihak SPBU Gading Hentikan Penjualan Premium

240 views

Gunungkidulpost.com – Playen – Kepala Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)  Gading, Wahyudi enggan berkomentar soal isu hangat yang kini sedang menimpanya. Sejak Kamis, (11/01) SPBU Gading telah menghentikan penjualan bahan bakar jenis premium setelah adanya komplain dari beberapa konsumen yang mengalami mogok kendaraan setelah mengisi bahan bakar premium di tempat tersebut. 

“Kami belum bisa berkomentar soal ini, kami masih menunggu investigasi dari Pertamiana langsung,” ucapnya, Jumat, (12/1/2018) saat ditemui Gunungkidulpost com.

Wahyudi membenarkan, bahwa pihaknya sempat didatangi konsumen sekaligus menunjukan sepeda motor yang mogok. Konsumen mengeluh bahwa motor yang mereka kendarai langsung mengeluarkan asap dan bau seperti solar hingga akhirnya mogok setelah berjalan beberapa saat. 

“Sementara penjualan kita hentikan sambil berkoordinasi dengan pihak penyetor dan PT. Pertamina Rewulu,” jelasnya. 

Wahyudi mengatakan,  pihaknya menerima suplay BBM jenis Premium dari PT.  Patra Niaga sebanyak 8000 liter untuk setiap pengiriman. Menurut catatan baru sekitar 500 liter yang telah terjual ke konsumen. 

Kekliruan yang diduga dilakukan pihak Pertamina maupun SPBU ini sempat membuat masyarakat enggan membeli BBM di SPBU Gading. Kalau memang terbukti ada kekliruan ataupun kecurangan tentu akan merugikan banyak konsumen. Dengan adanya beberapa komplain dari masyarakat, beberapa anggota kepolisian sempat melakukan pengamanan di tempat tersebut. 

“Hari ini kami masih menunggu pihak dari pertamina, apakah memang benar ada kekliruan kami belum bisa mengklarifikasinya,” pungkasnya. (Santi)

Related Post