Dilanda Cuaca Buruk, Lima Kecamatan Jadi Perhatian Khusus

185 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pasca dilanda hujan deras dan angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten Gunungkidul mengakibatkan banyak kerugian.

Oleh sebab itu masyarakat diminta untuk lebih waspada.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Eddy Basuki mengatakan cuaca yang melanda Gunungkidul selama bulan April ini sulit diprediksi. Bahkan dampak dari cuaca buruk tersebut diantaranya longsor dan pohon tumbang.

“Cuaca buruk dapat mengalibatkan beberapa kejadian yang terjadi di wilayah Gunungkidul,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (27/4/2018).

Menurut data BPBD Gunungkidul, selama bulan April, terhitung 19 rumah rusak akibat anomali cuaca tersebut. Selain itu sejumlah pohon bertumbangan dan menutup akses jalan serta merusak fasilitas umum seperti jaringan listrik dan balai warga.

“Karena memang di beberapa titik hujan disertai angin kencang akibatkan kerugian, Ini yang selalu menjadi kewaspadaan kami,” ujarnya.

Edy menambahkan selain kerusakan rumah dan pohon yang bertumbangan, potensi bencana akibat anomal cuaca juga bisa mengakibatkan tanah longsor. Adapun dari pengamatannya beberapa kecamatan yakni Pathuk, Gedangsari, Semin, Ponjong dan Ngawen rawan terjadi longsor.

“Untuk kecamatan lainnya tetap memiliki potensi tapi tidak sebesar wilayah yang telah disebutkan tadi,” ungkapnya.

Edy menjelaskan lima kecamatan yang rawan tanah longsor itu dikarenakan lokasinya di perbukitan. hal itu menyebabkan wilayah tersebut jauh lebih rawan longsor dibanding wilayah lain.

“Di sana memang rawan longsor, beberapa kali seperti di Pathuk itu longsor karena hujan,” jelasnya.

Atas hal itu, lanjutnya, BPBD berupaya memaksimalkan koordinasi dengan seluruh elemen, baik antar petugas maupun masyarakat.

“Kita perkuat komunikasi antara relawan untuk mewaspadai bencana karena akibat cuaca seperti ini,” pungkasnya. (Bayu Prihartanto)

Related Post