Dinas Himpau Perketat Jajanan Siswa Di Sekolah

218 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pasca peristiwa keracunan yang dialami oleh siswa SD Negeri 2 Jetisharjo Yogyakarta, Rabu (14/2) kemarin, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menghimbau sekolah untuk lebih memperhatikan makanan atau jajanan yang dikonsumsi siswa.

Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan makanan atau jajanan yang dikonsumsi siswa saat di sekolah harus lebih diperhatikan, sehingga kejadian dugaan keracunan yang dialami siswa SD Negeri 2 Jetisharjo Yogyakarta tidak terulang di wilayah Gunungkidul.

“Masalah kantin sekolah sebenarnya sudah kami berikan pembinaan untuk menjaga kondisi keamanan pangan yang dijual. Namun jangan sampai kejadian seperti di SD Negeri 2 Jetisharjo Yogyakarta tidak terulang lagi,” katanya kepada wartawan, Kamis (15/2/2018).

Ia pun meminta sekolah untuk berkonsultasi dengan puskesmas setempat apabila ada pihak-pihak tertentu yang ingin mempromosikan produk makanan ke sekolah.

“Di tiap puskesmas sudah ada ahli gizi yang bisa memberikan rekomendasi jika sekolah merasa tidak yakin. Harapannya, kegiatan semacam ini bisa menurunkan risiko terhadap berbagai faktor yang bisa mempengaruhi kondisi kesehatan siswa,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul Bahron Rasyid mengatakan hal senada yaitu kantin dan pedagang asongan di luar sekolah sudah memperoleh pembinaan dari Dinas Kesehatan.

“Kami melalui guru, kepala sekolah, serta tim dari Unit Kesehatan Siswa juga selalu mengingatkan agar siswa tidak jajan sembarangan,” paparnya.

Menurut Bahron, meski selama ini masih minim terjadi keracunan dilingkup sekolah, namun pihaknya menghimbau untuk tetap waspada akan peredaran makanan dmyang dijual di komplek sekolah.

“Sekolah harus lebih ekstra ketat dalam mengawasi jajanan murid saat disekolah,” tutup Bahron. (Bayu)

Related Post