Dinilai Rawan, 7 TPS Jadi Incaran Petugas

154 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sedikitnya tujuh tempat pemungutan suara (TPS) di Gunungkidul masuk kategori rawan dalam pemilu. Hasil pemetaan ini dijadikan dasar oleh jajaran Polres Gunungkidul untuk mengamankan pelaksanaan Pemilu 2019.

Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady mengatakan, penetapan tujuh TPS masuk kategori rawan mengacu pada hasil pemetaaan yang dilakukan pihak kepolisian. Hanya saja, ia enggan memaparkan terkait dengan detail TPS tersebut.

“Sudah kami petakan dan ada beberapa indikator dalam penentuan TPS rawan, tapi untuk lokasi kami tidak sebutkan agar tidak menyebabkan kegaduhan di masyarakat,” kata Fuady kepada wartawan, Jumat (22/3/2019) kemarin.

Dia menjelaskan, ketujuh TPS ini akan mendapatkan pengamanan lebih ketat ketimbang TPS lainnya. Selain itu, hasil pemetaan ini juga dijadikan dasar untuk pengamanan dari mulai pelaksanaan kampanye terbuka hingga akhir tahapan pemilu. Untuk pengamanan sebanyak 745 personel telah disiapkan guna memastikan keamanan dan ketertiban selama tahapan pemilu berlangsung.

“Kami sudah siap. Rencananya Jumat [22/3] akan menyelenggarakan apel siaga. Kami juga akan menggelar simulasi pengamanan pemilu apabila terjadi rusuh,” ungkapnya.

Fuady menambahkan, pihaknya juga berkomitmen untuk pengamanan pelaksanaan kampanye terbuka. Selain terus melakukan koordinasi dengan KPU dan Bawaslu, pihaknya juga mengimbau kepada parpol untuk mengawasi seluruh kader dan simpatisan selama kampanye terbuka berlangsung.

“Akan lokalisir sehingga tidak ada potensi pertemuan antar pendukung dari partai berbeda. Selain itu, kami juga akan menindak tegas setiap kendaraan yang tidak mematuhi aturan tata terti lalu lintas,” imbuhnya.

Sementara itu, Dandim 0730 Gunungkidul Letkol Inf Nopi Laksana Armyanto mengatakan komitmennya untuk menjaga pelaksanaan Pemilu 2019 di Gunungkidul berjalan dengan aman dan lancar. Ia pun menyiapkan personel untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat selama penyelenggaraan pemilu berlangsung.

“Kami siap membantu dalam upaya menjaga keamanan selama pemilu,” tutup Letkol Inf Nopi Laksana Armyanto. (Bayu)

Related Post