Diserang Anjing Liar, Kambing Milik Warga Mati

image

Gunungkidulpost.com – Tepus – Dalam beberapa hari terakhir terdapat lima ekor kambing yang mati karena digigit hewan liar. Oleh karena itu, masyarakat Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus mulai mewaspadai keberadaan anjing liar yang memangsa ternak mereka.

Kepala Desa Purwodadi, Sucipto mengatakan, matinya lima kambing milik warga karena serangan anjing liar bukan hal yang baru karena hampir terjadi setiap tahun. Dia mencontohkan, di tahun lalu ada belasan kambing warga yang mati karena digigit kawanan anjing liar.

“Tahun lalu serangan terjadi Dusun Pulegundes I, Pulegundes II, Puleireng, serta Dusun Bengle II. Untuk tahun ini, serangan baru menyasar di Dusun Sureng yang lokasinya dari Pantai Siung hingga Ngondo,” kata Sucipto saat dihubungi wartawan, Rabu (9/8/2017).

Dia menjelaskan, masyarakat bisa mengenali jika kambing mati karena dimangsa anjing liar terlihat dari ciri-ciri serangan. Sama seperti yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya, pada kambing yang mati terdapat luka gigitan di bagian leher.

“Kawanan itu tidak memakan sampai habis karena yang dimakan sebagian saja, kemudian ditinggal pergi,” ujarnya.

Sucipto menduga serangan terjadi karena stok makanan di alam bebas telah habis sehingga kawanan anjing liar itu menyerang ternak. Terlebih lagi, lanjut Sucipto, keberadaan ternak-ternak tersebut diperlihara di sekitar ladang pertanian yang letaknya cukup jauh dari pemukiman warga.

“Sudah saya instruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan. Kalau menemukan hewan ini, saya juga meminta untuk dibunuh saja,” pungkasnya. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post