Diserang Ubur-ubur Beracun, Pantai Selatan Siaga 1

image

Ubur-ubur Beracun (Foto: Istimewa)

Gunungkidulpost.com – Tanjungsari – Wisatawan diminta untuk waspada terhadap serangan ubur-ubur atau biasa disebut impes yang kini sudah banyak bermunculan di beberapa pantai di selatan Gunungkidul.

Lantaran hewan ini memiliki racun yang bisa menyebabkan penderita kesakitan sampai pingsan.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II  Marjono, menuturkan, bulan Agustus ini memang merupakan waktu dimana ubur-ubur atau impes mendarat di pantai selatan Gunungkidul. Hewan berwarna biru ini juga sudah banyak bertebaran di bibir pantai Krakal, ke timur.

“Kami mendapatkan laporan dari nelayan, sudah banyak impes dikawasan pantai selatan Gunungkidul,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Jumat (28/7/2017).

Marjono mengatakan, hewan ini memiliki tentakel, dengan tubuh berbentuk payung berumbai, yang jika tersentuh manusia, racun yang ada di permukaan tubuhnya dapat membuat gatal-gatal di kulit, sampai pingsan.

“Tubuhnya yang berbentuk payung berumbai, bisa menyebabkan gatal di kulit jika tersentuh,” bebernya.

Lanjut Marjono, hingga kini penyebaran hewan ini baru ada di sekitar pantai Krakal ke pantai timur.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Surisdiyanto mengatakan, hingga kini tim SAR belum menemukan korban serangan impes.

Sementara tahun 2015 lalu, jumlah korban mencapai sekitar 576 korban tersengat impes.

Untuk langkah antisipasi, dirinya bersama masyarakat telah menyapu dan membersihkan impes yang ada di pantai agar tak tersentuh wisatawan.

“Kami ingatkan jangan menyentuh hewan ini karena bisa beracun,” ucapnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post