Ditahan Bawaslu, Tabloid Indonesia Barokah Dilarang Beredar

268 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul, masih mengkaji lebih lanjut dan masih menunggu instruksi dari Bawaslu pusat.

Pasalnya, Tabloid Indonesia Barokah yang telah sampai kantor pos di Gunungkidul tak diperbolehkan untuk diedarkan ke masyarakat.

Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran, Bawaslu Gunungkidul Sudarmanto, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, terkait peredaran Tabloid tersebut.

Bawaslu Gunungkidul sendiri selalu mengupdate data seperti jumlah tabloid berapa dan sasaran peredaran tabloid dimana saja.

“Setidaknya ada 1.771 Tabloid Indonesia Barokah yang tak boleh diedarkan ke masyarakat, kalau sasaran kita belum merangkum semuanya, 140an desa dikirimkan tabloid itu tidak semua desa dikirimi. Tetapi sasarannya memang sebagian besar ke masjid dan mushola,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Gunungkidul, Is Sumarsono mengatakan, saat ini tabloid Indonesia tidak bisa di distribusikan, Pasalnya dapat membuat kegaduhan di masyarakat.

“Kami masih mendalami ada pelanggaran atau tidak di dalamnya masih menunggu instruksi dari Bawaslu DIY atau yang terkait,” ucapnya.

Kemarin pihaknya telah melarang peredaran tabloid tersebut di beberapa kecamatan dengan jumlah puluhan hingga ratusan tabloid.

“Di Kecamatan Playen ada 117 paket, Semanu 105 paket amplop, Rongkop 105 paket, Karangmojo 118 Paket, Girisubo 30 paket, Nglipar 92 paket, Patuk 125 paket, Tepus 67 paket, Ngawen 89 paket, Gedangsari 122 paket, Wonosari 165 paket, Tanjungsari 70 paket, Panggang 86 paket. Untuk kecamatan lainnya masih dalam pengawasan kami,” tutupnya. (Heri)

Related Post