Dongkrak Pendapatan, Samsat Jalin Kerjasama Dengan Pemdes

109 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Untuk memaksimalkan pendapatan dari pajak kendaraan, Pelayanan Kantor Sistem Administrsi Manunggal Satu Atap (Samsat) Gunungkidul terus meningkatkan kerjasama dengan perangkat desa.

Kasi pendaftaran dan penetapan pajak, Kantor Samsat Gunungkidul Singgih Margono, Rabu (11/4/2018) mengatakan, pihaknya berkomitmen memaksimalkan pendapatan dari pajak kendaraan.

“Merekalah yang memahami kondisi dimasyarakat sehingga kami terus bekerjasama dengan perangkat desa,” katanya kepada wartawan.

Dia menjelaskan, berdasarkan data yang ada terdapat kurang lebih 267 ribu wajib pajak. Namun jumlah yang tidak membayar pajak dari tahun ketahun semakin terus meningkat.

“Hingga 2018 mencapai ada 22 ribu wajib pajak yang belum membayar pajak atau sekitar 10 persen dari total semuanya,” jelasnya.

Ia menambahkan, 22 ribu kendaraan tidak membayar pajak karena berbagai alasan, seperti rusak berat dan kendaraan telah berpindah tangan tetapi tidak dilaporkan atau dibalik nama.

“Ada berbagai alasan mereka tidak membayar pajak, yang terbanyak adalah mereka telah menjual kendaraannya,” imbuhnya.

Singgih mengatakan jika masyarakat tidak membayar pajak akan rugi karena nantinya dibebankan denda sebesar 49 persen pertahun dari jumlah pokok pajak.

“Jika tidak membayar pajak maka tidak mendukung upaya pemerintah, karena pajak kendaraan merupakan penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar di DIY,” terangnya.

Sementara itu, Kanit Regiden Satlantas Polres Gunungkidul Iptu Jarwanto mengaku pihaknya akan terus mendorong masyarakat agar taat pajak.

“Selama ini kami menggandeng Pemdes seperti di Semugih, kecamatan ROngkop dan Desa Hargomulyo,” paparnya. (Heri Prastawan)

Related Post