Dongkrak Perekonomian, KPP Gelar Pelatihan UMKM

image

(Foto: Santi)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kantor Pelayanan Pajak (KPP)  Pratama Wonosari bersinergi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Gunungkidul menggelar Pelatihan bagi para pelaku UMKM di Gunungkidul tentang pencatatan transaksi keuangan dengan sistem aplikasi keuangan SI APIK, Rabu, (6/12/2017).

Kepala KPP Pratama Wonosari, Taufiq mengungkapkan, selama ini para pelaku UMKM di Gunungkidul sebagian besar masih lemah dalam hal administrasi. Mereka hanya berfikir yang penting untung, tanpa mengetahui secara update berapa untung bersih, berapa utang dan berapa kekayaanya.

Melalui Bisnis Development Services (BDS)  Pelatihan UMKM inilah KPP Pratama mengajak para pelaku UMKM untuk menaikan kelas baik dari segi omset maupun sistem pemasaran. 

“Kalau selama ini ruang gerak pelaku UMKM masih terbatas, inilah saatnya bagi mereka untuk bergerak tanpa batas, meningkatkan ruang gerak berskala nasional maupun internasional, ” jelas Taufiq.

 

Lebih lanjut Taufiq menjelaskan, BDS Pelatihan UMKM merupakan program pemberdayaan, pelayanan bagi para UMKM. Dengan sistem aplikasi terbaru ini, para pelaku usaha bisa menggunakan kecanggihan teknologi untuk memyempurnakan administrasi keuangan setiap usahanya. Semakin canggih sarana pemasaran maupun sistem administrasinya, diharapkan para pengusaha bisa lebih berkembang, maju dan mencapai omset yang maksimal. 

“Dengan meningkatnya omset  dan majunya para pelaku usaha, diharapkan kewajiban pajakpun dapat dipenuhi, ” ucapnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Sih Supriyono, Kepala Bidang UMKM Dinas Koprasi dan UMKM Gunungkidul menyampaikan bahwa SI APIK merupakan aplikasi yang diluncurkan dari Bank Indonesia. Aplikasi dengan sangat mudah bisa didownload melalui playstore dan diakses melalui android.

“Hanya melalui handphone saja, para pelaku UMKM bisa membuat laporan administrasi keuangan,” jelas Supriyono.

 

Dengan adanya aplikasi ini, otomatis semua keuntungan, semua kekayaan, dan hutang dalam perusahaan bisa termonitor. Mereka dengan mudah bisa menghitung berapa pendapatan dalam satu bulan tanpa harus membuka catatan secara manual. 

“Di aplikasi inilah para pengusaha bisa memasarkan produknya dengan mudah dan meluas, “tambahnya.

 

Seiring dengan perkembangan jaman yang semakin pesat dan kecanggihan teknologi, para pengusaha diharapkan bisa menggunakan kesempatan dengan baik dan maksimal. Bisa memanfaakan untuk berbisnis yang nantinya akan menghasilkan materi. 

“Gunakan kecanggihan teknologi untuk hal yang positif dan menguntungkan, jangan hanya menggunakan internet hanya untuk mengakses hal-hal yang justru merusak mental para generasi muda, ” tutupnya. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post