Dua Periode Kepemimpinan Badingah- Immawan, Berikut Hasilnya

146 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Selama dua periode kepemimpinan Pasangan Bupati-Wakil Bupati Gunungkidul Badingah dan Immawan Wahyudi diklaim memgalami perkembangan yang signifikan.

Terbukti bahwa pembangunan infrastruktur, pendidikan, pariwisata, penurunan kemiskinan, kesenian hingga peningkatan kesehatan mengalami peningkatan.

Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan mengatakan, pencapaian paling kentara adalah pembangunan infrastruktur berupa akses di Pantai Ngobaran.

“Pembangunan jalan memang tidak semua dibiayai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tetapi penting diketahui bagaimana pendekatan dengan Provinsi maupun Pusat juga harus dilakukan dalam rangka mempermudah akses wisata,” katanya kepada kepada wartawan, Selasa (13/3/2018).

Dari total panjang jalan delapan kilometer, pembangunan akses di Pantai Ngobaran saat ini mencapai empat kilometer. Kendati telah merealisasikan setengah dari total pembangunan jalan tersebut, dia mengakui kritikan selalu ada.

Kemajuan disebut Immawan juga terjadi di sektor pariwisata. Meski banyak yang mengatakan pendapatan retribusi tidak signifikan, dia menegaskan anggapan itu salah. Justru pendapatan sektor tersebut meningkat drastis.

Dari catatan, target pendapatan pariwisata pada 2017 Rp25,667 miliar, sedangkan dana yang berhasil direalisasikan sebesar Rp26,929 miliar. Pemasukan ini, kata dia, tidak hanya dirasakan pemkab.

“Masyarakat langsung merasakan perkembangan wisata itu, dengan mereka membuka homestay, usaha kuliner, suvenir, parkir dan lain sebagainya,” jelasnya.

Di bidang kesehatan Immawan mengatakan pemkab berupaya meningkatkan pelayanan. Mulai dari pembangunan Rumah Sakit di Saptosari yang dilakukan secara bertahap, lalu dua puskesmas baru yang diharapkan semakin mudah diakses masyarakat.

“Kami berusaha untuk mempermudah layanan kesehatan bagi masyarakat di pesisir,” ucapnya.

Dari sektor pendidikan, dia mengklaim banyak lulusan atau anak Gunungkidul yang berprestasi. Kendati demikian, Immawan menuturkan tidak ingin berkutat pada target 100% siswa Gunungkidul lulus.

“Pemkab juga memberikan perhatian yang besar mengenai kualitas lulusan agar putra-putri Bumi Handayani ini dapat menjawab kebutuhan industri jika memilih bekerja atau meneruskan pendidikan untuk kuliah,” tutup Immawan. (Bayu)

Related Post