Dua Tahun Janji Manis Tak Berbuah

28 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memprogramkan bahan bakar minyak (BBM) untuk migrasi ke gas bagi nelayan pantai selatan.

Namun program yang telah disusun sejak dua tahun yang lalu, hingga saat ini masih sebatas wacana tak belum terealisasi dengan baik.

Hal itu diakui oleh Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul Sugeng Rahardjo. Menurut dia, program bantuan konveter kit bagi nelayan masih belum ada tindak lanjutnya.

Pasalnya hingga saat ini, pelaksanaan masih sebatas sosialisasi sedang rencana kapan akan diberikan bantuan belum ada kejelasan hingga sekarang.

“Sosialisasinya sudah dua tahun yang lalu, tapi bantuan alat konversi dari BBM ke gas juga,”katanya kepada wartawan, Jumat (19/10/2018).

Dia menuturkan, Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul membantu dalam program pendataan. Hasil dari pendataan ada sekitar 300 nelayan yang akan dapat alat konverter kit. Bantuan konverter kit tersebut merupakan program dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral untuk menekan biaya operasional nelayan pada saat melaut.

“Untuk kapan pasti pemberian bantuan kami tidak tahu karena tidak menangani langsung,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Kelompok Nelayan Sadeng, Sarpan membenarkan adanya sosialisasi program konversi gas untuk nelayan. Hanya saja, sambung dia, kegiatan tersebut masih di tahap awal karena masih sebatas sosialisasi program.

“Program tersebut hingga Oktober ini belum ada realisasinya,” ucap Sarpan. (Bayu)

Related Post