Durian Gunungkidul Mulai Dilirik Pembeli

325 views
image

Foto: Istimewa

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Tak banyak wisatawan yang mengetahui jika Kabupaten Gunungkidul, memiliki durian lokal yang dikenal. Durian dengan warna daging berwarna kuning keemasan ini saat ini rasanya sedikit manis dan legit.

Durian ini jika telah masak memiliki warna kulit kuning, dengan warna daging yang juga kuning keemasan. Aroma durian tidak terlalu menyengat.

“Rasanya sedikit manis tak seperti durian lokal lainnya,” kata Andriyana selaku Ketua RT 20 Sumber Tetes, Desa Patuk, Kecamatan Patuk.

Setiap bulan November, pohon durian di kecamatan Patuk berbuah lebat. Hampir setiap keluarga di Patuk memiliki pohon durian di halaman rumah mereka.

Menurut Andriyana yang juga menjual durian di depan rumahnya, durian jenis ini dibeli orang yang memiliki riwayat penyakit darah tinggi. Sebab, tidak menyebabkan efek samping saat dikonsumsi.

Harga per buah durian jenis kencono rukmi khas Gunungkidul tersebut antara Rp 50.000 sampai Rp 70.000 tergantung ukurannya.

Jika suka bisa dikonsumsi dengan dimasukkan ke kopi panas, rasanya maknyuus,” ucapnya.

Selain kencono rukmi, banyak jenis durian lokal lainnya yang tumbuh di Patuk. Masyarakat lokal menyebutkan durian petruk, montok, dan berbagai jenis durian lainnya.

“Untuk bibit durian kencono rukmi memang terus dikembangkan oleh dinas (Pertanian dan Pangan), belum lama dibagikan kepada masyarakat,” ucap Andriyana.

Sementara itu Camat Patuk Haryo Ambar Suwardi mengatakan bahwa kencono rukmi sejak beberapa tahun sudah didaftarkan sebagai durian lokal khas Kecamatan Patuk. Meski rasa dagingnya tak seenak durian umumnya, tetapi jenis ini banyak dicari.

Untuk mempertahankan kencono rukmi sebagai ikon di daerah tersebut, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Pangan untuk mengembangkan durian tersebut.

“Kami akan bekerja sama dengan masyarakat untuk menggelar festival durian pada awal Desember mendatang,” tutupnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post