Efek Yang Terjadi Dalam Tubuh Saat Berhenti Merokok

293 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Bagi perokok berat yang sudah kecanduan nikotin, berhenti merokok adalah momok yang menakutkan. Meski ada keinginan untuk lepas dari rokok, kenyataannya banyak dari mereka yang kesulitan dan kemudian menyerah.

Padahal, berhenti merokok akan memberikan perubahan yang luar biasa pada tubuh. Meski sebenarnya efek berbahaya yang diakibatkan oleh rokok baru akan benar-benar hilang setelah 15 tahun menghentikan kebiasaan merokok.

Berikut yang dialami tubuh setelah berhenti merkok.

1. 20 menit pertama : detak jantung lebih stabil

Kurang lebih 20 menit pertama setelah rokok terakhir, detak jantung akan mulai menurun dan menuju stabil ke angka normal.

2. Setelah 2 jam: periode kesakitan karena ‘sakau’ nikotin

Karena sirkulasi darah dan denyut jantung perlahan melambat, ujung-ujung tangan dan kaki akan mulai hangat. Tapi hati-hati, dalam periode waktu ini bakal rentan mengalami sakau karena kecanduan nikotin. Akibatnya, akan bakal merasakan ‘kesakitan’ seperti cemas, tegang, sakit kepala, berkeringat, mengantuk, hingga nafsu makan yang meningkat. Periode inilah yang banyak dikeluhkan.

3. Setelah 8-12 jam : karbon monoksida dalam darah menurun dan digantikan dengan oksigen

Asap rokok yang dihirup akan melepaskan karbon monoksida yang terikat baik dalam sel darah, akibatnya kadar oksigen bakal terblok. Hal ini yang menyebabkan berbagai masalah jantung. Namun dalam waktu 8 jam setelah berhenti merokok, karbon monoksida dalam darah akan menurun dan digantikan oleh oksigen yang meningkat sampai ke tingkat normal.

4. Setelah 24 jam: risiko serangan jantung menurun secara bertahap

Peluang serangan jantung di kalangan perokok 70% lebih tinggi dibanding yang nggak merokok. Sehari penuh setelah berhenti merokok, paru-paru akan melunturkan lendir dan zat racun yang menghalangi jalur pernapasan. Seiring dengan kinerja paru yang mulai membaik, bisa jadi akan mengalami gejala flu seperti sakit tenggorokan, batuk, dan permasalahan pernapasan lainnya. Fase ini sepenuhnya normal, justru risiko serangan jantung bakal menurun secara bertahap.

5. Setelah 48 jam: ujung saraf mulai tumbuh kembali, kemampuan mencium dan merasa akan membaik

Nikotin menyebabkan kecanduan kimiawi yang kalau nggak dipenuhi bisa mengakibatkan penumpulan indera, terutama indera penciuman dan perasa. Setelah 48 jam, ujung-ujung saraf akan tumbuh kembali sehingga kemampuanmu dalam mencium dam merasa akan bekerja seperti sedia kala.

6. Setelah 3 hari: masa-masa di mana bakal sakau-sakaunya. Jadinya sering emosional bahkan sakit fisik

Pada tahap ini, seluruh kadar nikotin yang tersisa dalam tubuh akan menghilang seluruhnya. Masalahnya, gejala sakau bakal rentan timbul dan mencapai puncaknya. Ketegangan dan rasa keinginan merokok akan menumpuk bahkan hingga tak tertahankan. Jangan kaget kalau di fase ini, akan mengalami sakit kepala, mual, kram, dan berbagai masalah emosional karena putus nikotin.

7. Setelah 2-3 minggu: napas lebih lega, tubuh nggak gampang capek saat beraktivitas berat

Setelah berminggu-minggu lepas dari nikotin, tuuh tidak akan kehabisan napas dan kecapekan saat melakukan aktivitas fisik. Pemulihan tenaga ini disebabkan oleh proses regeneratif tubuh yang mulai aktif kembali. Fungsi paru dan pernapasan juga akan mulai membaik. Kabar baiknya, gejala sakau akan menurun dan menghilang saat berhasil mencapai fase ini.

8. Setelah 1-9 bulan: paru-paru berfungsi sebagaimana mestinya, batuk dan sesak napas yang dialami akan terus menurun

Sekitar sebulan setelah berhenti merokok, paru-paru akan terus beregenerasi dan kembali berfungsi dengan baik. Kesehatan tubuh pun akan semakin meningkat. Batuk-batuk, suara mengi atau sesak napas akibat merokok yang selama ini dikeluhkan akan perlahan menghilang seiring dengan proses regeneratif paru-paru.

9. Setelah 1 tahun: risiko penyakit jantung menurun hingga 50%

Rokok akan merusak dinding arteri dan menyebabkan penyumbatan pada arteri akibat zat berlemak yang menumpuk. Setelah setahun benar-benar bebas dari nikotin, risiko berbagai penyakit jantung termasuk strokeakan menurun drastis hingga 50% jika dibandingkan saat kamu masih merokok.

Demikian perubahan-perubahan yang akan terjadi pada tubuh dalam rentang waktu setahun berhenti merokok. Jika anda bisa mempertahankannya sampai 5 hingga 15 tahun, maka tubuh akan benar-benar bersih dari racun nikotin dan sepenuhnya terbebas dari risiko penyakit yang disebabkan oleh rokok, sama seperti orang sehat yang nggak merokok.

(Editor: Falentina)

Sumber : www.hipwee.com

Related Post