Empat Kawanan Pencuri Toko Berjejaring Disikat Polisi

150 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Empat orang pelaku pencurian di sebuah toko berjejaring Alfamart di wilayah Kecamatan Semanu pada 25 April 2019 lalu akhirnya berhasil dibekuk jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul saat mereka kembali beraksi di sebuah toko di wilayah Lembang, Jawa Barat pada 21 Juni lalu.

Keempat pelaku yakni, PS, warga Jl. Budi Mulia Pademangan Barat, Jakarta Utara; NK, warga Kp.Priuk, Tangerang, Banten; AS warga Kampung Cilonggok Sukamanatri, Pakas Kemis, Tangerang dan HS, warga Kp. Bulu Rt. 01/11 Setiamekar, Tambun Selatan, Bekasi. Pelaku yang ditahan di Polres yakni PS, sementara lainya di Polres lain yang juga mengungkap kasus tersebut.

Kanit Buser Polres Gunungkidul,Ipda Ari Widodo menyampaikan,keempat pelaku tersebut diketahui telah beraksi di 20 TKP di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan DIY.

Pengungkapan bermula ketika petugas melakukan penyelidikan terhadap kasus pembobolan toko yang terjadi di wilayah Semanu. Dari hasil olah TKP dan keterangan para saksi,didapat informasi bahwa keberadaan para pelaku ada di wilayah Jawa Barat.

“Setelah mendapat informasi,kami segera meluncur ke Jawa Barat dan melakukan pengintaian dirumah para pelaku,” terangnya.

Ipda Ari menceritakan, sebenarnya pihaknya sudah mengetahui posisi para pelaku,namun untuk melakukan penangkapan pihaknya semgaja menunggu mereka berkumpul.

“Kalau kami lakukan penyergapan secara terpisah,takutnya info menyebar dan yang lain kabur,”ujarnya.

Ari menambahkan, pelaku selama ini mengincar toko berjejaring yang tidak buka 24 jam. Saat situasi sepi, mereka melancarkan aksinya dengan membuka gembok, kemudian mencongkel pintu dan melumpuhkan CCTV.

Sementara itu, Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady menjelaskan, atas aksi yang telah dilakukan para pelaku, toko Alfamart Semanu mengalami kerugian hingga puluhan juta.

“Dalam kejadian tersebut, sejumlah bungkus rokok yang menjadi stok dagangan, susu dan uang tunai digondol kawanan pelaku pembobolan tersebut,” terangnya.

Adapun pasal yang disangkakan terhadap para pelaku yakni pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. (Santi)

Related Post