Enam Titik Dilanda Kekeringan, Pemkab Salurkan Air Bersih

54 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mulai lakukan droping air bersih ke beberapa kecamatan.

Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan, mulai hari ini pelaksanaan droping air dimulai di lima kecamatan. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui BPBD mulai menyalurkan asupan air bersih.

“Mulai hari ini kami menyalurkan bantuan air bersih ke enam titik yang ada di lima kecamatan yakni Saptosari, Tepus, Tanjungsari, Rongkop, dan Girisubo,” katanya kepada wartawan, Senin, (4/6/2018).

Sesuai data BPBD Gunungkidul ada sembilan kecamatan yang menjadi sasaran droping air. Selain lima kecamatan yang pada Senin dilakukan droping air, masih ada empat kecamatan lain yang akan menerima bantuan, yakni Panggang, Gedangsari, Ngawen dan Purwosari.

Keseluruhan kecamatan yang menjadi sasaran droping air itu dipilih akibat rawannya kekeringan di wilayah tersebut.

“Namun untuk wilayah lain yang tidak terdata tetap kami pantau, sebab mengingat ini [droping air] untuk kepentingan bersama,” papar Badingah.

Badingah mengaku 30 persen wilayah Gunungkidul belum teraliri air, baik melalui PDAM maupun SPAMDes. Hal ini karena letak geografis yang ada diperbukitan jauh dari sumber air.

“Memang untuk anggaran tidak bisa dari pemda sendiri, harus kerjasama dengan pusat,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan pihaknya mengerahkan enam truk tangki air yang setiap hari lakukan total 24 rit. Ditanya perihal data penerima bantuan droping air, Edy mengatakan pihaknya masih akan melakukan update data.

Edy menambahkan, dari anggaran yang ada diperkirakan sebanyak 3.350 rit akan dilakukan untuk menyalurkan droping air.

“Jadi masing-masing [truk tangki] setidaknya empat kali perjalanan,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post