Final Lipeg, SMA N 1 Tanjungsari Akhirnya Tumbang Duplay Jawara

740 views

image

Para Pemain SMA N 2 Playen Merayakan Kemenangan Diajang Liga Pelajar Gunungkidul 2017. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Partai Grand Final Liga Pelajar Gunungkidul (Lipeg) 2017 antara SMA N 2 Playen berhadapan dengan SMA N 1 Tanjungsari di Stadion Gelora Handayani Jeruksari, Sabtu (11/3) sore berakhir dengan skor tipis 1-0.

Dengan hasil tersebut maka SMA N 2 Playen berhasil menjuarai Lipeg 2017.

Menit babak pertama, pertandingan berjalan sengit, jual beli serangan pun terjadi sejak awal babak pertama hingga pertengahan.
Akhirnya SMA N 2 Playen, berhasil menjebol gawang SMA N 1 Tanjungsari  melalui umpan matang dan berhasil diselesaikan dengan baik oleh Agung Dwi Pratama, skor sementara 1-0.

Dengan kondisi lapangan yang licin, tempo permainan semakin menurun. Umpan-umpan pendek mampu di diperagakan oleh kedua tim. Namun penyelesaian akhir menjadi faktor kendalan tersendiri. Hingga turun minum, kedudukan masih tetap sama.

Memasuki babak kedua, SMA N 1 Tanjungsari mencoba mengembangkan permainan. Serangan demi serangan pun berhasil dibangun melalui pemain tengah. Namun serangan selalu kandas di berisan pertahanan lawan.

Hingga babak wasit Sofyan membunyikan peluit tanda berakhirnya pertandingan, skor masih tetap 1-0 untuk meunggulan SMA N 2 Palyen.

Dengan hasil tersebut, SMA N 2 akhirnya keluar sebagai juara l Lipeg 2017. Sedangkan juara ll ditempati oleh SMA N 1 Tanjungsari.

Untuk babak perebutan juara lll dan IV antara SMK Muh 1 Playen berhadapan dengan SMK Yappi Wonosari. Dimenangkan oleh SMK Yappi Wonosari dengan skor 2-0. Dari hasil itu peringkat ke lll diduduki SMK Yappi sedangkan peringkat ke lV ditempati SMK Muh 1 Playen.

Pelatih SMA N 1 Tanjungsari, Fitri Yuli Setiawan mengaku, meski mengalami kekalahan dipartai grand final, namun dirinnya puas dengan penampilan anak asuhannya. Menurutnya, ajang ini akan dijadikan untuk mengasah kemampuan siswanya.

“Meski kalah kualitas, saya puas dengan penampilan terbaik anak-anak dilapangan. Semoga bisa segera kami benahi untuk mempersiapkan ke ajang event berikutnya,” katanya saat ditemui Gunungkidulpost.com.

Sementara itu, pelatih SMA N 2 Playen mengaku bangga dengan hasil yang diraih oleh anak asuhnya. Berkat kedisiplinan antar pamain, akhirnya mampu bermain dengan apik dan berhasil keluar sebagai juara l.

“Luar biasa pemain kami bermain disiplin dan kerjasama dengan rapi. Instruksi yang selalu kami sampaikan akhirnya dapat dikembangkan anak-anak. Sehingga berhasil memenangkan pertandingan ini,” bebernya.

Terpisah Panpel Lipeg 2017, Erwin Hidayat mengatakan, ajang yang digelar sejak bulan yang lalau akhirnya berjalan dengan sukses. Juara l mendapatkan piagam, tropi serta uang pembinaan sebesar Rp 3,5 juta. Juara ll mendapatkan piagam, tropi, serta uang pembinaan sebesar Rp 2 juta. Untuk juara lll mendapatkan piagam, tropi, dan uang pembinaan Rp 1,5 juta. Dan juara IV mendapatkan piagam, tropi, serta uang pembinaan sebesar Rp 1 juta. Dan yang terakhir merupakan tim paling  fire play selama perjalanan Lipeg 2017 berhasil direbut oleh SMK 1 Girisobo mendapatkan yang pembinaan Rp 500 ribu.

“Bagi kami acara ini sangat sukses digelar. Harapan kedepan dengan adanya moment ini dapat memunculkan pemain muda berbakat di kabupaten Gunungkidul untuk menyalurkan bakat menjadi pemain sepakbola profesional,” ungkap Erwin. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post