Gaji Dewan Dikabarkan Akan Segera Naik. Berapa Besarnya?

image

Ilustrasi. Net

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Munculnya peraturan pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang hak keuangan dan hak administratif pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah mulai direspon oleh Pemkab Gunungkidul.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, hingga saat ini masih menunggu instruksi terkait turunan Peraturan pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang hak keuangan dan hak administratif pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Nantinya jumlah hak keuangan dewan yang diterima jauh lebih tinggi dari kepala Daerah. 

“Sampai saat ini pihaknya belum mengetahui besaran kenaikan tunjangan yang akan diterima oleh wakil rakyat ini. Sebab, masih menunggu pembahasan tingkat propinsi, untuk kabupaten tidak boleh mendahului,” kata Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono, saat ditemui Gunungkidulpost.com, Rabu (12/7/2017) kemarin.

Menurut dia, PP tersebut nantinya akan diemplementasikan dan harus dibuat aturan perda dan perbub.

Dia menuturkan, pihaknya akan melakukan konsultasi ke propinsi karena amanat dari PP tersebut diamanatkan tunjungan anggota DPRD Kabupaten/kota, tidak boleh melebihi DPRD propinsi.

“Praktis kita menunggu, nanti akan terkoordinir oleh propinsi. Rencananya tanggal 17 besuk (Senin), propinsi akan ke kemendagri untuk memperdalam teknis administrasi hingga penyusunan spj,” bebernya.

Sementara sebagai gambaran saat ini anggota DPRD Gunungkidul menerima besaran sebagai berikut.

Ketua DPRD Gunungkidul gaji Rp 6.286.650, ditambah Wakil ketua antara Rp 5.026.356 , Rp 4.578.600, Rp 4.921.008.  Sedangkan untuk anggota wakil ketua masih ditambah uang perumahan sebesar Rp 6.850.000.

Lebih lanjut, untuk Anggota DPRD Gaji plus beberapa tunjangan antara Rp 4,1 juta hingga Rp 4,2 juta. Masih ditambah tunjangan perumahan Rp  6.450.000.

“Jumlah yang diterima masih ditambah honor lainnya, misalnya jika duduk di Banleg atau apa. Untuk peraturan baru kami belum mengetahui berapa kenaikannya, kita masih menunggu,” paparnya.

Angka tersebut jauh lebih besar ika dibandingkan dengan Gaji Bupati Gunungkidul total setiap bulannya Rp 5.742.500, untuk wakil Bupati Rp 5.376.500.

“Untuk bupati dan wakil bupati gajinya lebih sedikit dari anggota dewan,”Imbuh Sjaufudin.

 

Jumlah tersebut jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Gunungkidul  Rp 1.337.650. 

“Kita akan segera konsultasi. Jika melihat PP ada tambahan kenaikan 7 kali dari gaji pokok. Tetapi itu semua tergantung keuangan daerah,” pungkasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post