Gas Melon Mahal, Dewan Sidak SPBE

266 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul melakukan sidak di Stasiun Pengisian Bahan Elpiji (SPBE) di Wonosari, Senin (2/4/2018).

Sidak dilakukan lantaran selama ini peredaram gas melon dinilai tidak tepat sasaran dan harga melambung.

Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno mengatakan banyak warga yang mengeluh lantaran gas melon malah bahkan sampai saat ini sulit didapat.

Dia mengatakan tabung gas 3kg atau gas melon merupakan subsidi dari pemerintah yang ditujukan untuk masyarakat yang mempunyai penghasilan kurang dari Rp1,5juta/bulan atau untuk usaha mikro.

“Banyak keluhan warga katanya sekarang mencari tabung 3kg sulit. Padahal ini kan subsidi untuk rakyat kecil kok bisa sulit didapat,” katanya kepada wartawan.

Menurutnya permainan gas 3kg ini mengejar profit semata. Padahal seharusnya gas bersubsidi tersebut untuk rakyat yang kurang mampu. Dia berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) harus turun ke lapangan.

“Harus segera turun kelapangan harus tegas, mengetahui. Ini urusan rakyat, jangan segan-segan untuk hadir,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul Herry Kriswanto mengharapkan kepada Bupati untuk menginstruksikan PNS tidak menggunakan gas melon.

“Harapan kami bupati agar segera mengeluarkan instruksi PNS dilarang menggunakan gas melon,” tandasnya.

Sementara itu Penanggung jawab SPBE, Kriswanto menilai ada oknum yang tidak resmi membuat harga tabung gas 3kg melebihi harga eceran tertinggi yang ditetapkan.

“Aturan dari Pertamina sebetulnya pangkalan dilarang keras menjual kepada pengecer jadi pangkalan ini harus menjual langsung kepada masyarakat,” ungkapnya. (Bayu)

Related Post