Gelar Panen Raya, Masalah Air Jadi ‘PR’ Utama

44 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sejumlah petani bawang di Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari melakukan panenen raya bawang merah.

Dari hasil panen raya tersebut, petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sedyo makmur Dusun Dlodokan, Desa Pulutan berhasil memanen sebanyak puluahan kwintal bawang merah.

Namun air masih jadi masalah untuk mengembangkan potensi pertanian yang ada di Gunungkidul.

Ketua Kelompok Tani Sedyo makmur Dusun Dlodokan, Desa Pulutan, Wonosari, Gunungkidul Wasito mengatakan di wilayahnya sebenarnya memiliki potensi pertanian salah satunya tanaman holtikultura, namun saat ini masih ada beberapa kendala yang harus dihadapi petani.

“Potensi pertanian di sini besar sebenarnya. Salah satunya bawang merah yang saat ini masuk panen. Namun saat ini masih ada kendala pemenuhan airnya,” kata Wasito, Selasa (4/9/2018) kemarin.

Selain masalah air, Wasito mengatakan minimnya alat pertanian juga menjadi permasalahan petani saat ini. Dia mengatakan dengan kultivator pengolahan lahan petani lebih mudah sehingga tenaga yang dikeluarkan petani tidak banyak.

“Kalau yang dibutuhkan saat ini peralatan seperti kultivator, karena masih terbatas,” ungkapnya.

Kepala Desa Pulutan Tri Untoro mengatakan saat ini dukungan dari Dinas Pertanian dan Pangan cukup banyak, namun saat ini untuk pengairan memang masih kurang.

Selain masalah air, untuk mempertahankan generasi muda menurut dia memang harus ada dukungan peralatan tani yang maju dan modern, sehingga minat anak muda untuk bertani menjadi tinggi.

“Saat ini pemanfaatan air belum maksimal, sehingga penyiraman tidak ada kendala,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang perkebunan dan holtikultura Dinas Pertanian dan Pangan, Gunungkidul, Budi Sudartanto mengatakan untuk wilayah Pulutan memang memiliki potensi, namun tidak dipungkiri masih ada beberapa kendala diantaranya kendala air.

“Ya saat ini air masih menjadi kendala, memang menjadi prioritas untuk masalah air itu,” tutupnya. (Heri)

Related Post