Gelombang Naik 3 Meter, Nelayan Nekat Melaut

37 views

Gunungkidulpost.com – Tanjungsari – Puluhan nelayan pantai Sadeng di Desa Songbanyu, Kecamatan Girisubo, Gunungkidul nekat melaut meski gelombang masih tinggi.

Pasalnya saat ini di perairan selatan Gunungkidul tengah panen ikan tongkol.

“Memang gelombang tinggi tetapi para nelayan nekat melaut asal hati-hati saja,” ujar Ketua Kelompok Nelayan Pantai Sadeng Mina Raharja, Sarpan, Jumat (6/7/2018).

Dia mengatakan tinggi gelombang saat ini mencapai kisaran tiga meter hingga lima meter. Meski begitu, gelombang tinggi diakui dia tidak begitu berpengaruh pada hasil tangkapan nelayan.

Rata-rata tangkapan nelayan untuk kapal jukung sekali melaut bisa mendapat 50 kilogram sampai 3 kuiintal.

“Baru musim tongkol kalau ini, ya kalau harganya masih normal juga Rp12.000 per kilogram sampai Rp15.000 per kilogram,” bebernya.

Sementara itu, nelayan di Pantai Baron, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidu memilih untuk tidak melaut. Menurut Koordinator SAR Satlinmas Korwil II, Marjono sebagian besar nelayan memilih tidak melaut lantaran gelombang pantai selatan mengalami peningkatan.

“Mereka [nelayan] tidak ada yang melaut. Tadi sudah mulai menaikkan kapal sebagai antisipasi kenaikan gelombang,” paparnya.

Terpisah, Salah seorang Staf Data dan Informasi BMKG DIY, Indah Retno Wulan mengatakan kenaikan gelombang diprediksi akan berlangsung selama tiga hari kedepan.

“Beberapa hari ini tinggi gelombangnya, kurang lebih tiga hari kedepan kondisinya kedepan masih sama,” ucap Indah.

Dia mengatakan tinggi gelombang laut 2,5 meterhingga 3,5 meter dan pada Sabtu (7/7/2018) diprediksi mencapai sekitar empat meter.

“Ini disebabkan adanya peningkatan kecepatan angin di Samudera Hindia selatan Jawa. Kecepatan angin tersebut berkisar antara 15-25 knot atau 27-46 kilometer per jam,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post